Hati-hati! Ada Modus Penipuan Madu Palsu Seperti Ini
Mulanya, polisi menerima informasi dari seorang pemiliki toko yang didatangi seseorang yang manawarkan madu.
Penulis: Disa Aryandi |
Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi
POSBELITUNG.COM, BELITUNG -- Kapolsek Tanjungpandan AKP Gineung Praditina menceritakan awal mula terungkapnya kasus pembuatan madu palsu.
Mulanya, polisi menerima informasi dari seorang pemiliki toko yang didatangi seseorang yang manawarkan madu.
Pelaku ini kemudian menitipkan enam botol madu untuk dijual kepada pemilik toko.
Tidak lama kemudian rekan dari pelaku Boktuali (34), pura-pura mendatangi toko tersebut untuk membeli madu.
Terjadilah pembicaraan soal keaslian madu yang dijual pemilik toko sebelum transaksi jual beli terjadi.
"Rekan pelaku itu mau beli delapan botol, tapi adanya cuma enam. Lalu, ia pura-pura pesan 150 botol ke pemilik toko," kata Gineung, kepada Posbelitung.com, selasa (31/1/2017).
Menerima pesanan sebanyak itu, kata Gineung pemilik toko langsung menghubungi Boktuali.
Dalam obrolan itulah, Boktuali menyanggupi permintaan pemilik toko sebanyak 120 botol.
Boktuali kemudian mengantarkan permintaan tersebut.
"Pemesan madu itu tak kunjung datang, padahal barang sudah siap. Habis itu pemilik toko menyadari madu itu palsu. Karena merasa telah tertipu, pemilik toko jadi melaporkannya kepada kami," ujarnya. (*)
Selengkapnya baca edisi cetak POS BELITUNG Rabu (1/2/2017).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/pelaku-pembuat-madu-palsu_20170131_130632.jpg)