Debat Pilgub Babel
Hidayat dan Erzaldi Saling Sindir Gara-gara Debat Soal Ini
Dia menjelaskan bahwa jumlah puskesmas adalah sesuai dengan jumlah kecamatan di Bangka Belitung.
Penulis: Dedi Qurniawan |
Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan
POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Sesi keempat Debat Terbuka II Pilgub Babel 2017 di Hotel Bahamas, Tanjungpandan, Sabtu (4/2/2017), menampilkan sesi tanya-jawab antar paslon.
Satu di antaranya antara Paslon Nomor 3 Hidayat-Sukirman dan Paslon Nomor 4 Erzaldi-Fatah.
Pada kesempatan itu, Hidayat Arsani bertanya terkait soal kesehatan di Bangka Belitung.
"Saya tanya satu saja, berapa puskesmas se-Bangka Belitung, dan Pustu se-Bangka Belitung," ujar Dayat yang sontak mendapat respon riuh dari penonton dan pendukung paslon.
Moderatorpun tampak harus berkali-kali menenangkan para pendukung paslon.
Pertanyaan itu kemudian dijawab Erzaldi tanpa menyebutkan angka.
Dia menjelaskan bahwa jumlah puskesmas adalah sesuai dengan jumlah kecamatan di Bangka Belitung.
"Kalaupun ada lebih, itu karena kemampuan daerah tingkat dua yang kemudian uang lebih untuk mendapatkan fasilitas itu, selain untuk memperluas pelayanan kepada masyarakat. Jumlah Pustu adalah (sesuai) jumlah desa atau dusun yang ada di Bangka Belitung. Itulah jumlah puskesmas dan pustu yang ada di Bangka Belitung," beber Erzaldi yang kemudian diikuti dengan respon riuh para pendukung.
Menurut Erzaldi bukan jumlah yang perlu disoroti, melainkan peningkatan pelayanan ke masyarakat agar penyakit-penyakit yang biasa ada di masyarakat dapat berkurang.
"Tapi kalau pak Hidayat kemudian menyatakan Pak Hidayat punya rumah sakit segala macam, ya betul Pak Hidayat. Tapi itukan rumah sakit swasta, bukan gratis. Gratisnya dibayar pemerintah. Bagaimana dengan pusksesmas, bapak sebagai swasta mendapatkan keuntungan di sini, mohon maaf. Jadi inilah menjadi pembicaraan bersama," ujar Erzaldi.
Sindiran itu kemudian dijawab Hidayat dengan menjelaskan bahwa jumlah Pustu di Babel adalah 162.
"Mungkin beliau ini birokrat, sibuk mungkin," ujar Hidayat, kembali direspon riuh para penonton dan pendukung.
Dia kemudian menjelaskan soal rumah sakit yang tampak seperti disindir oleh Erzaldi.
"Demi Allah saya tidak pernah makan uang dari rumah sakit saya, Pak Erzaldi. Tidak selamat dunia akhirat," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/suasana-debat-terbuka_20170204_102252.jpg)