Perpustakaan Belitung Rencana Kembangkan Perpustakaan Berbasis Digital
Perpustakaan daerah kabupaten Belitung berencana akan mengembangkan perpustakaan berbasis digital.
Laporan wartawan Pos Belitung, Krisyanidayati
POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Perpustakaan daerah kabupaten Belitung berencana akan mengembangkan perpustakaan berbasis digital. Rencananya perpustakaan digital ini akan dimulai pada 2018 mendatang.
"Kita punya visi ke depan pelayanan perpustakaan maupun arsip secara digital. Untuk yang manual tetap kita pertahankan, karena kan tetap ada yang masih bertahan dengan yang konvensional," kata kepala dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Belitung, Rafeli, Jum"at (10/2/2017).
Ia tak memungkiri saat ini, kecenderungan sebagaian orang lebih memilih membuka buku digital dibandingkan dengan wujud aslinya, pasalnya dinilai lebih mudah dan simpel.
"Sekarang ini kan orang hampir tidak bisa lepas dari teknologi, makanya gak menutup kemungkinan kedepannya orang mulai males buka buku. Apalagi untuk arsip orang yang ingin tahu, kita bisa sajikan dalam buku digital," katanya.
Ia mengatakan pihaknya berencana mengajukan ini di tahun 2018, oleh karena itu berbagai persiapan sudah mulai mereka lakukan.
"Secara teknisnya kita memang belum tau, tapi ini penting karena kan semuanya mengarah kesana dan memang sudah menjadi kebutuhan untuk layanan perpustakaan digital. Makanya ini kita mulai persiapan baik dari sisi perencaan, teknis, maupun pendanaannya," bebernya.
Ia berharap dengan adanya layanan digital ini, perpustakaan akan semakin dekat dengan masyarakat. Sehingga tak menutup kemungkinan kemudahan ini akan meningkatkan minat gemar membaca.
"Mudah-mudahan rencana ini tahun 2018 sudah kita mulai buku digital walaupun sedikit-sedikit, kita fungsikan perpustakaan ini lebih dekat ke masyarakat," ujarnya.
Ia memprediksikan kedepan perpustakaan yang dikelola secara digital akan semakin mempermudah masyarakat khususnya kalangan pelajar maupun mahasiswa untuk mengakses ilmu pengetahuan dari sumber yang terpecaya.
"Kedepan gak perlu lagi ruangan yang besar, arsip yang manual. Era digital ini bisa lebih mudah buku bisa disimpan di hp. Mau tidak mau harus ikuti trand itu," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/rafeli_20170211_130359.jpg)