Lipsus Tambang

Habis Timah Berganti Pasir, Kualitas Kuarsa dan Pasir Bangunan Belitung Terbaik

Satu dari sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang tambang pasir adalah PT Irpau Hero. Perusahaan ini bisa memasok sekitar 2.000-3.500 kubik...

Pos Belitung/Krisyanidayati
Aktivitas di Stockpile Pelabuhan Tanjung Batu. 

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Truk pengangkut pasir lalu lalang saban hari di Pelabuhan Tanjung Batu di Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung.

Kendaraan silih berganti masuk keluar memuat pasir ke tongkang yang sandar di pelabuhan yang diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Juni 2015 lalu tersebut.

Di stockpile sekitar pelabuhan juga terlihat tumpukan pasir yang menggunung.

Satu dari sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang tambang pasir adalah PT Irpau Hero. Perusahaan ini bisa memasok sekitar 2.000-3.500 kubik pasir sekali kirim.

"Kami kirim ke Jakarta, tapi memang IUP kita ada di beberapa tempat seperti Bukit Samak, Membalong, dan Beltim luasannya berbeda-beda setiap daearah. Makanya kami diperiksa semua harus clear, misalnya sekian kubik kemudian draf airnya berapa itu kan diukur semua," kata Manajer PT Irpau Hero Baizuri saat ditemui Pos Belitung di kediamannya beberapa waktu lalu..

Ia menjelaskan, saat ini pengawasan pengiriman barang dilakukan sangat ketat. Berbagai pemeriksaan berkala baik dari lokasi produksi maupun proses pengiriman dilakukan pihak terkait. Pemeriksaan tidak hanya sebatas di dokumen saja.

"Kami juga sebagai pengusaha digiring untuk sesuai aturan semuanya. Jadi barang yang dikirim itu harus sesuai manifest dokumen gak hanya diperiksa Syahbandar di sini atau orang dinas, tapi di pelabuhan tujuan juga diperiksa. Gak bisa main-main lagi. Awalnya sakit memang bagi pengusaha, tapi kami enak tidur karena gak waswas dan gak dimanfaatkan oknum tertentu," kata Baizuri,

Lanjutnya, mekanisme pengiriman pasir juga tak terlalu sulit, usai pemeriksaan yang dilakukan Syahbandar. Kemudian dilanjutkan pembayaran biaya retribusi.

Berdasarkan data dari Dinas Energi dan Sumber Daya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), luasan lahan IUP bahan galian pasir (pasir bangunan dan pasir kuarsa), luasan IUP pasir kuarsa di Kabupaten Belitung lebih sedikit dibanding Belitung Timur (Beltim).

Sebaliknya Belitung lebih banyak IUP pasir bangunan ketimbang Beltim.

IUP pasir kuarsa di Belitung ada delapan, terdiri dari IUP OP (3) dan eksplorasi (5). Total luasan yakni 619,34 hektare (ha).

Dari luasan itu, IUP Eksplorasinya 403,44 ha dan IUP Eksploitasi seluas 215,9 ha. Sementara pasir bangunan, IUP OP (28) dan ekplorasi (8) dengan totalnya luasan 5.145,11 ha, terdiri dari IUP Eksplorasi 3.712,39 ha dan IUP Eksploitasi 1.432,72 ha.

Di Beltim, ada 39 IUP OP pasir kuarsa dan lima IUP Eksplorasi. Luas totalnya 8.690,51 ha.

Dari luasan itu, IUP Eksplorasinya 1.686,81 ha dan IUP Eksploitasi seluas 7.003,7 ha.

Sementara pasir bangunan, IUP OP (13) dan belum ada IUP Ekplorasi. Adpun luas total yakni 2.447,8 ha, terdiri dari IUP Eksplorasi 900 ha dan IUP Eksploitasi 1.547,8 ha.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved