Breaking News:

Disebut-sebut Kafir dan Melanggar HAM, Raja Salman Anggap Anggota Densus 88 yang Tewas Syuhada

...upaya Densus 88 itu melakukan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), alat propaganda Amerika Serikat, bahkan anggota disebut-sebut kafir.

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Tim Densus 88 

Bahkan, aparat penegak hukum itu juga menjadi sasaran dari para pelaku teror itu.

Beberapa diantaranya, seperti operasi memburu teroris di Poso dan Nanggroe Aceh Darussalam.

“Anggota Polri itu lebih kurang 100 orang korban meninggal dan luka-luka. Tersebar di seluruh Indonesia,” ujar pria yang masuk Akabri Pol Kepolisian tahun 1973 itu.

Namun, pemberian apresiasi atas upaya pemberantasan teroris itu berbanding terbalik dengan penerimaan sebagian masyarakat Indonesia.

Menurut dia, ada sejumlah orang yang melecehkan pekerjaan anggota Densus 88.

Dia menjelaskan, mereka yang mencela beralasan upaya Densus 88 itu melakukan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), alat propaganda Amerika Serikat, bahkan anggota disebut-sebut kafir.

“Masih ada pihak di dalam negeri membully densus dengan segala macam fitnah, seakan-akan alat Amerika. Kami berharap dengan apresiasi raja itu akan menambah semangat meningkatkan kinerja melindungi masyarakat dari ancaman teror yang ada,” tuturnya.

Sementara itu, Staf Ahli Deputi Pencegahan BNPT, Wawan Hari Purwanto, mengatakan pemberian penghargaan itu selain mempererat hubungan antara Arab Saudi dan Indonesia juga apresiasi kepada para personil yang gugur di medan perang.

“Penghargaan memperkuat emosional keluarga supaya diberi ketabahan. Gugur di medan tugas menurut keyakinan agama manapun jaminan surga,”tambahnya.

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved