Sulit Hamil? Coba Terapi Lintah Seperti Wanita Ini Dihisap 500 Lintah, Hasilnya Mengejutkan

Bagi ibu rumah tangga yang belum diberi momongan, bisa jadi sampai saat ini sudah melakukan berbagai cara agar cepat hamil.

YouTube
Nina Evans 

Laporan Wartawan TribunStyle.com, Uni Irmagani

POSBELITUNG.COM - Menjadi seorang ibu akan membuat seorang wanita menjadi wanita seutuhnya.

Bagi ibu rumah tangga yang belum diberi momongan, bisa jadi sampai saat ini sudah melakukan berbagai cara agar cepat hamil.

Ya, seorang wanita akan melakukan cara apapun agar cepat hamil.

Tentunya, dengan cara yang baik dan masuk akal.

Tapi ternyata ada juga seorang wanita yang melakukan cara ekstrim untuk bisa hamil.

Dilansir dari akun YouTube Diki Dika, seorang wanita berusia 50 tahun, bernama Nina Evans, tak bisa hamil karena terdapat myom di dalam rahimnya.

Ia mengidap tumor jinak yang menempel pada dinding rahim tersebut sejak usianya 40 tahun.

Akibatnya, salah satu cara untuk sembuh adalah dengan mengangkat rahim agar tumor tersebut tidak semakin parah.

Namun Nina Evans menolak, daripada harus kehilangan harapan untuk memiliki anak, ia lebih rela menjalani cara yang ekstrim seperti "terapi lintah".

Nina Evans
Nina Evans (YouTube)

Terapi ekstrim ini berfungsi untuk mengentikan myom yang tumbuh pada bagian jaringan otot di sekitar dinding rahimnya.

Sakin besar harapannya untuk bisa hamil, ia rela darahnya dihisap oleh lebih dari 500 ekor lintah.

"Saya memilih terapi lintah karena saya terlahir di Lituania, di sana banyak orang yang melakukan terapi lintah untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit", ungkap Nina seperti dikutip dari situs metro.

Sebelumnya, Nina sempat melakukan terapi lintah dan mendapat hasil yang menakjubkan.

Bahkan wanita ini juga mengungkapkan, selain membantunya bisa kembali hamil, terapi lintah juga memberikan sensasi orgasme yang lebih intens dan membantu meningkatkan produksi air asi pada payudara.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved