Jari dan Lidah Sopir Angkot Bermain di Area Terlarang Siswi SMP, Ini yang Terjadi Selanjutnya
Mengenai kronologis kejadian, diuraikan Sophian berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Penyidik Kepolisian Resort setempat.
POSBELITUNG.COM, BANGKA - Seorang siswi sebuah SMP di Sungailiat, sebut saja namanya Bunga (16) mengaku dicabuli oleh seorang sopir angkot. ABG ini kemudian melapor, sehingga pelakunya ditangkap, Selasa (16/5/2017).
Kapolres Bangka AKBP Johannes Bangun diwakili Kabag Ops Kompol S.Sophian, Selasa (16/5/2017) malam memastikan pelaku berinisial ZD (51), sudah diamankan.
"Terlapor ZD, laki laki, usia 51 tahun , pekerjaan sopir angkot , alamat Jalan Garuda Sungailiat Bangka sudah diamankan," katanya.
Mengenai kronologis kejadian, diuraikan Sophian berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Penyidik Kepolisian Resort setempat.
"Bahwa pada Hari Selasa, Tanggal 16 Mei 2017 sekira Pukul 15.45 WIB telah datang seorang perempuan (ibu korban) berinisial YD (37), Warga Desa Airuai Kecamatan Pemali Bangka melapor ke polisi," kata Sophian mengulas awal proses hukum pada pelaku.
Ibu rumah tangga (IR) itu bersama korban dan beberapa anggota keluarganya awalnya bermaksud mendatangi Kantor Polsek Pemali.
"Namun saat di perjalanan korban melihat angkot pelaku melintas sehingga Ibu dan keluarga korban langsung menghentikan angkot pelaku," katanya.
Saat angkot dihentikan oleh keluarga korban, kebetulan melintas anggota Patroli Sabhara Polres Bangka. Anggota ini pun membantu pihak keluarga korban mengamankan pelaku maupun angkotnya ke Mapolres Bangka.
"Pelaku dan angkot langsung dibawa ke Polres Bangka untuk proses lebih lanjut," katanya.
Korban dan ibunya kemudian menyampaikan laporan secara resmi ke polisi tertuang dalan Surat Laporan Nomor LP/b-547 /V/2017/ Babel/Res Bangka Tanggal16 mei 2017.
Dalam laporannya ke polisi, korban mengaku awalnya dia sempat menaiki angkot terlapor (pelaku) dari arah Simpang Tamansari Sungailiat bermaksud pulang ke rumah di Airuai Kecamatan Pemali.
"Saat itu sebelum kejadian, korban meminta terlapor mengantarkan masuk ke dalam sebuah gang rumah korban. Akan tetapi korban malah dibawa terlapor (pelaku) ke arah Jalan Pemali," katanya.
Ketika tiba di suatu tempat sepi, pelaku memarkirkan mobil angkotnya di belakang sebuah pondok kebun. Saat itulah dengan cara tipu rayu dan diduga secara paksa pelaku mencabuli korban.
"Menurut korban, bahwa terlapor (pelaku) membuka celana korban dan kemudian terlapor menjilati kemaluan korban sambil memainkan kemaluan korban dengan jari," kata Sophian mengutip berita acara penyidik dari pengakuan korban.
Setelah selesai melampiaskan nafsu bejadnya, pelaku mengantarkan korban pulang ke sebuah Komplek Perumahan di di Desa Airuai, tempat tinggal korban. "Saat sudah sampai di rumah, korban menangis dan melaporkan hal itu kepada ibunya," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/siswi-korban-cabul_20160825_110516.jpg)