Berawal dari SMS Nyasar, Gadis Belia Ini Digarap Beberapa Pria Lalu Dijual Seharga Rp 300 Ribu

Di lokasi, ada tersangka DD dan Renoldi. DD mengajak korban main ke rumahnya. Ternyata di rumah tersebut, DD mencabuli korban.

www.skanaa.com
Ilustrasi 

POSBELITUNG.COM, BANDAR LAMPUNG - Petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Bandar Lampung mengungkap kasus pencabulan disertai perdagangan orang yang terjadi pada 1-10 Mei 2017.

Polisi menangkap satu tersangka dalam perkara tersebut, Sabtu (20/5) lalu.

Tersangka adalah Renoldi Okta Sanjaya (22), warga Jalan Udang, Kelurahan Garuntang, Telukbetung Selatan.

Kapolresta Bandar Lampung Komisaris Besar Murbani Budi Pitono mengutarakan, tersangka telah menjual dan mencabuli korban berinisial PP (16).

"Petugas menangkap tersangka di rumahnya setelah mendapat laporan dari korban," ujar Murbani, Minggu (28/5).

Murbani mengatakan, peristiwa ini bermula dari adanya pesan singkat nyasar yang masuk ke telepon seluler korban pada 1 Mei lalu.

"SMS yang masuk adalah SMS dari tersangka berinisial DD. SMS itu awalnya SMS nyasar," ujar Murbani.

Korban yang penasaran dengan pengirim SMS nyasar itu, membalasnya.

Terjadilah percakapan antara korban dengan tersangka DD.

Mereka janji bertemu di daerah Lungsir, Telukbetung Utara.

Korban datang ke tempat tersebut. Di lokasi, ada tersangka DD dan Renoldi.

DD mengajak korban main ke rumahnya. Ternyata di rumah tersebut, DD mencabuli korban.

Setelah itu, DD menjual PP ke pria hidung belang yang belum diketahui identitasnya.

"Korban tidak mengenal orang tersebut. Oleh pria hidung belang itu, PP dicabuli setelah itu dijemput DD," tutur Murbani.

DD kembali mencabuli PP. Tidak berhenti sampai disitu, DD menyerahkan PP ke Renoldi. Setali tiga uang, Renoldi juga menyetubuhi PP.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved