Keluar dari Proyek Strategis Nasional Bandara Hanandjoedin Bakal Dikelola AP II
Alhasil, orang nomor satu di Indonesia itu menginstruksikan agar pembangunan dan pengelolaan bandara dilakukan Angkasa Pura II.
Laporan Wartawan Bangka Pos Krisyanidayati
POSBELITUNG.COM, BANGKA - Dikeluarkannya Pembangunan bandara Internasional Hanandjoedin Tanjungpandan dari Proyek Strategis Nasional (PSN), rupanya tak membuat pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyerah begitu saja.
Dalam rapat terbatas dengan presiden RI Joko Widodo, Selasa (6/6/2017) lalu Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan menyampaikan persoalan ini.
Alhasil, orang nomor satu di Indonesia itu menginstruksikan agar pembangunan dan pengelolaan bandara dilakukan Angkasa Pura II.
"Bandara Hanandjoeddin memang keluar dari PSN, tetapi Presiden langsung memerintahkan AP II untuk membangun dan mengelolanya" kata Erzaldi, Rabu (7/6/2017).
Ia mengatakan AP II akan menginvestasikan sekitar 300 miliar untuk pembangunan bandara internasional itu. Dikatakannya, pihaknya juga akan menggiatkan pengelolaan destinasi wisata di Pulau Belitung guna menarik perhatian wisatawan yang akan berkunjung.
"Mereka sudah menyiapkan 300 miliar. intinya pemda sudah tinggal mendukung, ada beberapa hal yang berkenaan dengan supporting yang harus dilakukan pemda nanti dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi langsung dengan presiden AP II," bebernya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/bandara-internasional_20170120_172830.jpg)