Breaking News:

Lihat Tanda Ini di Tubuhnya, Suami Bakar Istri Setelah Hubungan Intim di Semak-semak

Istrinya diminta turun. Keduanya kemudian mengobrol. Dalam perbincangan itu, ternyata tersangka meminta hubungan intim.

IST/TRIBUNJATIM.COM
Adegan dalam rekonstruksi pembunuhan. 

POSBELITUNG.COM, GRESIK - Perbuatan Ilham Roiz (40) yang membunuh istri sendiri dengan cara membakarnya sungguh kejam.

Warga Jalan Kampung Malang Tengah, Surabaya, itu disangka menjadi pelaku tunggal aksi pembunuhan tersebut.

Hal ini terlihat dalam rekonstruksi di tempat kejadian perkara di Desa Kesamben Wetan, Kecamatan Driyorejo, Gresik, Jawa Timur, Minggu (11/6/2017).

Reka ulang yang dipimpin Wakapolres Gresik Kompol Wahyu Prista Utama itu disaksikan ratusan warga sekitar sehingga suasana menjadi ramai.

Tersangka didatangkan ke lokasi menggunakan mobil yang dikawal anggota Satreskrim Polres Gresik.

TKP juga dijaga ketat oleh anggota Sabhara Polres Gresik dan Polsek Driyorejo.

Dalam reka ulang itu, tergambar bahwa Ilham datang ke lokasi mengendarai motor matik bersama istri, Utie Arisanti (40).

Tersangka sudah menyiapkan bensin dan ember yang diletakkan di bawah setang.

Bensin didapat setelah membelinya dalam perjalanan ke lokasi.

Utie sempat bertanya alasan suaminya membawa bensin.

Ilham beralasan bahan bakar itu akan dipakai memperbaiki ponsel.

Sampai di jalan setapak yang sepi, tersangka menghentikan laju motor.

Istrinya diminta turun.

Keduanya kemudian mengobrol.

Dalam perbincangan itu, ternyata tersangka meminta hubungan intim.

Ilham berkilah tempat kos di Desa Bambe RT 20 RW 1, Kecamatan Driyorejo, ramai oleh anak mereka.

Sebab, satu kamar kos diisi Ilham dan Utie bersama tiga anaknya.

Mendengar alasan itu, Utie menuruti kemauan suami.

Keduanya melakukan hubungan intim di atas semak-semak.

Tak dinyana, Ilham melihat bekas kecupan di tubuh istrinya.

"Di situlah mulai timbul cekcok. Akhirnya istri dipukul dan dicekik kemudian dibakar," jelas Kompol Wahyu.

Pencekikan itu terjadi pada adegan ke 11.

Utie dalam kondisi sekarat meminta tolong.

Tersangka bergegas mengambil bensin yang dia beli.

Bensin yang ada dalam plastik itu dituangkan ke dalam ember.

Dia langsung menyiramkannya ke tubuh istri.

Selanjutnya tersangka merogoh korek dari dalam saku celana.

Dia menyulutkan api ke daun pisang kering sehingga merambat ke tubuh korban.

Setelah membakar tubuh Utie, tersangka langsung membalikkan motor dan pergi.

Ketika meninggalkan istri yang berada dalam keadaan terbakar, tersangka sempat menoleh melihatnya.

Utie ternyata bisa berdiri dan meminta tolong.

Tanpa belas kasihan, Ilham tancap gas motornya meninggalkan lokasi.

Korban yang berusaha menyelamatkan diri berupaya jalan ke parit yang sudah tak berair.

Dia akhirnya tewas dan ditemukan petani pada keesokan hari, Kamis (8/6/2017).

Warga yang penasaran atas kasus ini datang berbondong-bondong sebelum reka ulang dilakukan.

"Kami hanya ingin tahu, kok, tega suami bunuh istrinya sendiri secara kejam," kata Muslimah, warga Kesamben Wetan.

(Surya/Sugiyono)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved