Pulau Naduk Belitung Batal Jadi Pulau Karantina, Ini Alasannya

Kurang cocok sebagai tempat karantina sapi, kata Erzaldi, merupakan bukan keputusannya. Namun keputusan dari Pemerintah Pusat

Penulis: Disa Aryandi |
net
Peta pulau Naduk Belitung 

Laporan Wartawan Pos Belitung Disa Aryandi

POSBELITUNG.COM, BELITUNG -- Pulau Naduk, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung dinilai tak laik menjadi Pulau Karantina Sapi.

Demikian disampaikan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Roesman D kepada wartawan beberapa waktu lalu.

"Kami sudah lakukan ratas (rapat terbatas) dengan sesneg (sekretaris negara). Hasilnya Pulau Naduk itu tidak cocok sebagai Pulau Karantina, ini karena kita kurang koordinasi saja," kata Erzaldi.

Kurang cocok sebagai tempat karantina sapi, kata Erzaldi, merupakan bukan keputusannya. Namun keputusan dari Pemerintah Pusat. Sehingga sebagai pengganti Kabupaten Belitung harus mencari tempat lainnya.

"Kurang koordinasi saja kemarin, termasuk menyampaikan tidak cocok itu kurang cepat. Soalnya tidak tau yang mau di ajak dialog ini siapa. Jadi kemarin kami diputuskan, saya disuruh memilih untuk menawarkan pulau lain," ujarnya.

Alasan Pemerintah Pusat menolak membuat karantina sapi di Pulau itu, lantaran persentase rawa - rawa di Pulau tersebut lebih tinggi dari daratan dan terdapat banyak buaya.

"Jadi kalau meletakkan sapi disitu, bukan bertambah sapi nya. Tapi sebelum dijual sapi sudah hilang dimakan buaya," ucapnya.

Diawal kepemimpinan Gubenur Provinsi Bangka Belitung Erzaldi Rosman, pulau itu sempat diusulan kembali agar masuk di PSN.

Pulau yang berada dekat dijalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) itu, awalnya ingin dijadikan sebagai Pulau Karantina Sapi. Pulau yang dikelilingi oleh rawa itu, sempat disebut-sebut untuk dijadikan Refenari Bahan Bakar Minyak (BBM) saat Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud ke Indonesia.

Tidak Feasible 

Konferensi Pers Badan Karantina Pertanian di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta, Kamis (8/6/2017).
Konferensi Pers Badan Karantina Pertanian di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta, Kamis (8/6/2017). (KOMPAS.com/PRAMDIA ARHANDO JULIANTO)

Rencana menjadikan Pulau Naduk, Bangka Belitung sebagai pulau karantina dipastikan batal setelah kajian dariBadan Karantina Kementerian Pertanian (Kementan) pulau tersebut tidak memenuhi syarat untuk dijadikan pulau karantina.

Kepala Badan Karantina Kementan Banun Harpini menjelaskan, pihaknya telah melakukan proses analisis dampak lingkungan (amdal), namun demikian hasil dari analisis amdal tersebut Pulau Naduk dinilai tidak cocok dijadikan sebagai tempat karantina hewan.

"Studi amdal sudah selesai. Kami juga sudah lakukan koordinasi. Hasil amdal ternyata lahan di Pulau Naduk tidak feasible (layak) di bangun instalasi karantina," ujar Bandun di Kantor Kementan, Ragunan, Jakarta, Kamis (8/6/2017).

Banun menuturkan, secara geografis Pulau Naduk berada di cekungan laut dan membuat pulau tersebut memiliki risiko terendam pada saat air pasang atau banjir rob.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved