Takut Makan Kulit Ayam Karena Buat Gemuk? Baca Fakta Ini
Rasanya yang gurih dan crunchy sering membuat para penggemar menyisihkannya untuk di makan di akhir waktu.
POSBELITUNG.COM - Kulit menjadi bagian favorit bagi banyak orang saat memakan ayam.
Apalagi jika digoreng menggunakan tepung yang kering gitu.
Rasanya yang gurih dan crunchy sering membuat para penggemar menyisihkannya untuk di makan di akhir waktu.
Tapi tidak sedikit orang yang sangat menghindarinya.
Salah satu alasannya adalah karena mereka percaya kulit ayam menyimpan kandungan lemak yang tinggi.
Hal ini mereka khawatirkan bisa membuat berat badannya naik drastis dengan cepat.
Namun apakah benar kulit ayam mengandung tinggi lemak dan membuat kita mudah gemuk?
Melansir laman Livestrong.com menunjukkan kalau kita tidak perlu membuang kulit ayam saat mengonsumsinya.
Mengapa?
Karena ternyata perbedaan kalori dari daging ayam berkulit dan tanpa kulit hanyalah 50 kalori.
Selain itu, memasak ayam dengan tetap membiarkan kulitnya justru melindungi daging ayam dari serapan minyak yang berlebih.
Kondisi ini bisa terjadi jika kita memasaknya dalam suhu sekitar 350 derajat.
Pada suhu tersebut, panas akan menarik kelembaban daging menuju kulit dan akhirnya membentuk kerak.
Lapisan kerak inilah yang membuat minyak tidak mereasap pada kulit atau daging ayam.
Untuk mengurangi minyak, kamu bisa menggunakan kertas minyak.
Well, mulai sekarang tak perlu lagi takut gendut karena kulit ayam ya. (TribunStyle.com, Triroessita Intan Pertiwi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/makan-ayam_20170730_140824.jpg)