Aura Misterius Penakluk Sahara, Wanita Suku Ini Bebas Memilih Pasangan Bercinta Sebanyak Mungkin
Contohnya, wanita suku Tuareg diperbolehkan untuk punya pasangan lain dalam bercinta lebih dari satu di luar pernikahan termasuk...
POSBELITUNG.COM - Banyak hal yang belum tersingkap didunia ini yang bakal buat kita tercengang saat mengetahuinya.
Meski dengan kemajuan zaman begitu pesat, tapi di beberapa sudut dunia. Masih ada yang begitu kuat menjaga tradisi mereka.
Seperti di Gurun Sahara yang dikutip dari Dailymail, ada sebuah suku yang bernama Tuareg yang hidup di bagian utara Benua Afrika, tepatnya ada di dalam bantaran padang pasir terluas di dunia.
Luas padang pasir itu membentang dari pinggiran Samudera Atlantik hingga Laut Merah.
Kemudian, dari Laut tengah di Utara Afrika, Sahara terbentang hingga ke Sahel di bagian selatan Afrika. Bila diukur luasnya dapat mencapai 9 juta km persegi.
Selama ratusan tahun, suku Tuareg hidup nomaden melintasi Gurun Sahara di Afrika. Mereka dituntun pemimpin mereka yang buta, tapi memiliki indera penciuman dan rasa yang kuat untuk menunjukkan arah hidup mereka di gurun.
Laki-laki di suku Tuareg dikenal dengan sebutan ‘pria biru’ lantaran pewarna yang dibalurkan ke wajah mereka sehingga memunculkan aura misterius. Suku Tuareg membangkitkan kembali citra orang-orang terlupakan yang hidup seperti di masa romantisme.
Dalam kehidupan mereka yang masih mempertahankan tradisi kuno, suku Tuareg memiliki budaya yang progresif. Bahkan jika dibandingkan dengan standar budaya barat yang liberal.
Orang-orang suku Tuareg sering dianggap sebagai sosok misterius, dan budaya mereka kerap disalahpahami oleh orang yang lain.
Mereka pernah dikenal dengan julukan "Tuhan Sahara", suku-suku lain di sekitar mereka pun sering mempertimbangkan jika mau berdekatan dengan mereka, karena dianggap sengit dan galak.
Berbagai hal misteri juga identik dengan suku Tuareg, seperti mereka sudah terbiasa hidup mengasingkan diri di sekitar daerah gurun pasir Sahara, mereka juga sangat terlatih untuk bertahan dalam hidup di kala yang lain tidak mungkin bertahan.
Mereka juga mengenakan busana yang dapat menyembunyikan wajah mereka, suku Tuareg juga sangat memelihara perkawinan dalam garis keturunan ibu mereka.
Contohnya, wanita suku Tuareg diperbolehkan untuk punya pasangan lain dalam bercinta lebih dari satu di luar pernikahan termasuk bebas memilih pasangan bercinta sebanyak mungkin.
Mereka juga berhak atas seluruh harta mereka setelah cerai.
Saat Perempuan yang berkuasa bebas bercinta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/taureg_20171109_185724.jpg)