Minibus Nyemplung ke Sungai dekat Bendungan Pice Ternyata Bawa Keluarga dari Jakarta
Saat itu, ia membawa enam penumpang yang merupakan keluarganya yang datang dari Jakarta. Warga Air Rayak...
Penulis: Dedi Qurniawan |
Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan
POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Chandra (40), supir minibus Toyota Avanza silver nahas yang terperosok ke sungai usai melalui jalan putus di dekat Bendungan PICE Gantung, Jumat (10/11/2017) siang tadi mengaku tak tahu ada jalan putus di depannya.
Saat itu, ia membawa enam penumpang yang merupakan keluarganya yang datang dari Jakarta.
Warga Air Rayak Kecamatan Tanjungpandan itu juga mengaku tak melihat ada rambu larangan atau semacam peringatan di jalan tersebut hingga akhirnya terjerumus ke dalam sungai dengan kecuraman sekitar 10 meter dari badan jalan yang putus.
"Tidak ada rambu-rambunya," kata Chandra ditemui di lokasi kejadian.
Minibus Avanza ini kemudian berhasil dievakuasi selama satu jam.
Proses evakuasi menggunakan mobil derek dan satu mobil crane yang disediakan.
Pantauan Pos Belitung di lokasi, jalan tersebut sebenarnya sudah dipasangi plang peringatan.
Tampak sejumlah plang peringatan tak jauh dari jalan yang putus, hanya saja posisinya tak melintangi jalan.
Berdasarkan informasi lapangan yang dihimpun Pos Belitung, plang peringatan itu diduga ditepikan ke sisi jalan oleh para pemuda yang biasa menjadikan titik jalan ini sebagai tempat nongkrong.
Mengenai dugaan ini, Pos Belitung menemukan fakta bahwa terdapat sejumlah bungkus obat batuk kemasan merek tertentu yang kerap disalahgunakan untuk mabuk-mabukan. (*)
Baca berita selengkapnya di Harian Pagi Pos Belitung edisi Sabtu (11/10/2017) besok!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/plang_20171110_194200.jpg)