Serapan Anggaran Beltim Terkendala Bencana
eksekusi anggaran juga terkendala sedikitnya waktu hingga mengakibatkan Silpa 2017 mencapai sekitaran Rp 40 hingga Rp 55 miliar
Penulis: Dedi Qurniawan |
Laporan Wartwan Pos Belitung Dedy Qurniawan
POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - SEMENTARA itu, Sekda Beltim Ikhwan Fahrozi mengatakan, serapan anggaran 2017 banyak terkendala adanya bencana banjir yang menimpa Beltim beberapa waktu lalu. Akibatnya banyak proyek pembangunan yang terhambat.
Kemudian eksekusi anggaran juga terkendala sedikitnya waktu hingga mengakibatkan Silpa 2017 mencapai sekitaran Rp 40 hingga Rp 55 miliar.
"Itu tidak bisa dilaksanakan. Salah satu faktornya adalah terjadinya bencana, dan singkatnya waktu untuk mengeksekusi... Akan kami anggarkan kembali di 2018," ujar Ikhwan
Ikhwan mengatakan, evaluasi internal sudah dapat dilihat selama satu tahun belakangan. Konsolidasi internal Pemkab Beltim terus dilakukan.
Soal serapan anggaran tersebut dapat dievaluasi berdasarkan kontrak kinerja.
"Evaluasi inilah yang akan menjadi bekal untuk tahun 2018. Soal serapan anggaran, itukan ada kontrak kinerja. Pas akhir tahun ternyata tidak tercapai, inilah sebagai bahan evaluasi untuk kepala OPD," kata Ikhwan.
Selengkapnya baca koran cetak Pos Belitung Selasa (28/11/2017).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/sekda-beltim-ikhwan-fahrozi_20171127_185015.jpg)