Wanita Ini Dirawat Kera dari Bayi, Diselamatkan Para Pemburu dan Jadi Pemuas Nafsu, Begini Kisahnya

Para pemburu menjual dirinya sebagai seorang budak ke seorang pengurus rumah bordil yang kejam. Marina muda hidup...

IGOEB
Marina Chapman dibesarkan oleh kera chapucine di hutan selama 5 tahun. 

POSBELITUNG.COM - Anda pasti mengenal dongeng tentang Tarzan atau Mowgli.

Dalam dongeng anak-anak ini, Tarzan dan Mowgli diceritakan dibesarkan oleh kera di hutan sejak kecil.

Benarkah manusia bisa bertahan hidup dengan cara dibesarkan oleh hewan yang merupakan spesies berbeda?

Ternyata, dongeng ini terjadi pada seorang wanita bernama Marina Chapman.

Dilansir dari situs Life Daily, pada pekan lalu, ia tumbuh besar dibawah pengasuhan sekawanan kera.

Marina Chapman dibesarkan oleh kera chapucine di hutan selama 5 tahun.
Marina Chapman dibesarkan oleh kera chapucine di hutan selama 5 tahun. (IGOEB)

Kemudian ia diselamatkan oleh sekelompok pemburu, yang kemudian menjual dirinya sebagai seorang budak di sebuah rumah bordil.

Menurut Marina Chapman, ia diculik saat masih balita. Kemudian para penculiknya membuang dirinya ke dalam hutan di Kolombia dan dibiarkan agar mati.

Dan di hutan itulah ia mengalami seperti cerita Mowgli. Ia diasuh oleh sekelompok kera capuchin dan diajarkan untuk bertahan hidup dengan makan buah-buahan dan biji-bijian.

Ia pun menganggap kawanan kera sebagai keluarganya dan melakukan apa yang mereka lakukan, seperti berjalan dengan keempat kaki.

“Aku belajar banyak insting dari binatang, khususnya ketika aku harus bertahan hidup di jalanan di kota,” kata Maria Chapman.

Marina Chapman dan keluarganya.
Marina Chapman dan keluarganya.

Ia menjelaskan, ketika harus mempertahankan diri sendiri, ia tahu bagaimana caranya balik melawan.

Kapanpun ia diserang, ia selalu memukul duluan sebelum dirinya dipukul karena ia harus bertahan hidup.

Setelah 5 tahun hidup bersama kera di hutan, ia ditemukan oleh beberapa pemburu. Para pemburu membawa dirinya keluar dari hutan.

Ia menyangka segalanya akan menjadi baik dan ia akhirnya akan bersama manusia kembali. Namun kenyataanya, hidupnya malah menjadi lebih buruk.

Para pemburu menjual dirinya sebagai seorang budak ke seorang pengurus rumah bordil yang kejam.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved