Breaking News:

Breaking News Kebakaran

Baru Santai Sejenak, Pintu Rumah Doni Digedor Tetangga, Ternyata Kasih Tahu Ada Kebakaran

Baru saja mau bersantai sejenak, tetangganya mengetuk pintu‎ dan memberitahu bahwa rumah petak di samping petak yang ia tempati terbakar.

Penulis: Dedi Qurniawan |
Pos Belitung/Dedy Qurniawan
Kondisi petak rumah blok G6 di komplek perumahan PT SMM usai kebakaran, Kamis (18/1/2018). POS BELITUNG/DEDY QURNIAWAN 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Doni (31), satu dari sejumlah penghuni rumah petak blok G6 komplek perumahan PT SMM di Desa Jangkang, Dendang, Beltim yang terbakar Kamis (18/1/2018) siang tadi menuturkan, api pertama kali diketahui sekitar pukul 12.00 WIB.

Dia saat itu sedang di rumah karena pulang istirahat dan makan siang.

Baru saja mau bersantai sejenak, tetangganya mengetuk pintu‎ dan memberitahu bahwa rumah petak di samping petak yang ia tempati terbakar.

"Ada yang gedor rumah saya, dibilang ada kebakaran. Sekali dilihat, asap sudah hitam, dan rumahnya dikunci. Sudah tidak bisa masuk," kata dia.

Dia menjelaskan, ada enam KK atau sekitar 17 jiwa yang menempati petak blok G. ‎

Saat kejadian, selain ia dan keluarganya, ada penghuni lain‎ yang sedang berada di rumah dan sedang tertidur.

"Beruntung selamat. Petak lain itu tidak ada orangnya. Ada enam KK di sini, ada empat KK yang sering menempati petak ini, selebihnya cuma singgah karena rumahnya di Tanjungpandan," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran melanda sebanyak enam petak rumah di komplek perumahan PT Sahabat Mewah Makmur (SMM), Desa Jangkang, Dendang, Beltim, Kamis (18/1/2018) siang.

Humas PT SMM Hendry Chen membenarkan adanya kejadian tersebut.

Dia mengatakan, api melalap enam petak rumah yang berada di deret G6 komplek perumahaan perkebunan sawit yang berjarak sekitar 50 km dari Kecamatan Manggar tersebut.

Dilaporkan api sudah bisa diatasi menggunakan sejumlah unit damkar milik PT SMM dibantu warga sekitar.

Tak ada korban jiwa pada kejadian ini. Adapun kerugian mencapai Rp 500 juta.

"Satu deret itu ada enam pintu. Api sudah diatasi dalam waktu setengah jam," kata Hendry Chen dihubungi Pos Belitung sekitar pukul 13.00, Kamis (18/1/2018). (*)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved