ADVERTORIAL

Belitung Punya 7 Halte Bus, Pemkab Gratiskan Pelajar

Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) meresmikan tujuh halte sekaligus operasional bus di kawasan KV Senang

Penulis: Dede Suhendar |
Belitung Punya 7 Halte Bus, Pemkab Gratiskan Pelajar - pengguntingan-pita_20180203_101926.jpg
Pos Belitung/Dede Suhendar
PENGGUNTINGAN PITA - Bupati Belitung Sahani Saleh menggunting pita peresmian operasional Halte dan Bus di kawasan KV Senang, Tanjungpandan, Jumat (2/2/2018).
Belitung Punya 7 Halte Bus, Pemkab Gratiskan Pelajar - sambutan-bupati-belitung_20180203_102011.jpg
Pos Belitung/Dede Suhendar
SAMBUTAN oleh Bupati Belitung Sahani Saleh pada peres­mian operasional Halte dan Bus di kawasan KV Senang.
Belitung Punya 7 Halte Bus, Pemkab Gratiskan Pelajar - meninjau-halte_20180203_102108.jpg
Pos Belitung/Dede Suhendar
BUPATI Belitung Sahani Saleh bersama jajaran Forko­minda meninjau Halte Bus.
Belitung Punya 7 Halte Bus, Pemkab Gratiskan Pelajar - naik-bus_20180203_102149.jpg
Pos Belitung/Dede Suhendar
MENIKMATI fasilitas gratis Bus Pelajar dan mengelilingi rute kota Tanjungpandan.
Belitung Punya 7 Halte Bus, Pemkab Gratiskan Pelajar - halte-bus_20180203_102216.jpg
Pos Belitung/Dede Suhendar
BUPATI Belitung Sahani Saleh didampingi kepala OPD dan jajaran Forkominda duduk bersama di Halte Bus kawasan KV Senang.

POSBELITUNG.COM - Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) meresmikan tujuh halte sekaligus operasional bus di kawasan KV Senang, Jumat (2/2/2018).

Tujuh halte yang dibangun sejak tahun 2016-2017 itu tersebar di beberapa titik yaitu KV Senang, depan GOR Tanjungpandan, SMAN 1 dan SMAN 2 Tanjungpandan, Tanjung Kelayang, Tanjung Tinggi dan SMP Tanjung Binga, Sijuk.

Sedangkan armada bus yang disiapkan delapan unit dengan rincian, enam unit melayani ke destinasi wisata dan dua unit melayani rute sekolah.

“Sementara ini sembari menunggu Perda, operasional bus digratiskan baik pelajar maupun umum. Tapi khusus pelajar memang kami gratiskan dengan catatan sampai jam sekolah berakhir,” ujar Sanem dalam sambutannya.

Sanem berharap para pelajar tidak lagi menggunakan sepeda motor saat berangkat sekolah dengan beroperasinya bus serta halte tersebut.

Karena selain gratis, juga tingkat keamanan selama perjalanan lebih terjamin.

Oleh sebab itu, pemda menyiapkan bus yang sangat nyaman dilengkapi AC, pegangan gantung serta kursi empuk.

Bahkan ke depan Dinas Perhubu­ngan (Dishub) akan bekerjasama dengan Diskominfo untuk memasang wiffi di area halte.

“Kalau interiornya tidak kalah dengan bus yang di luar negeri, jadi nyaman sekali,” katanya.

Dirinya mengimbau kepada perusahaan khususnya perhotelan agar membangun halte melalui dana CSR masing-masing. Khusus hotel, kata dia, bisa membangun di depan area masing-masing untuk membantu angkutan para tamu.

“Namanya imbauan itu tidak bisa memaksa, tapi kalau bisa bangun itu lebih baik. Karena itu untuk memudahkan tamu-tamu mereka juga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dishub Kabupaten Belitung, Ayi Thamrin menambahkan, pihaknya akan kembali menambah tiga unit halte pada 2018.

Tiga unit tersebut akan diba­ngun di dekat Kantor Desa Tanjungtinggi, di kawasan Desa Aik Seruk dan Tanjungpendam.

“Khusus yang di Tanjungpendam kami lihat dulu nanti, jangan sampai setelah kita pasang, dua-tiga tahun kemudian dibongkar. Sebab, rencana di sana itu akan revitalisasi,” katanya.

“Tahun 2017 kemarin kami telah mengusulkan ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebanyak 20 unit. Namun, dari 20 unit yang kita usulkan, belum ada kepastian berapa unit diberikan kepada kita. Saya berharap, mudah-mudahan tahun 2018 jumlah tranportasi kita kembali bertambah,” ucapnya.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved