Wanita Muda Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kos-kosan, Karyawati Ini Diduga Dibunuh Pacarnya

Kapolsek Gunung Putri, Bogor, Kompol Yudi Kusnadi mengatakan, jenazah korban ditemukan dalam posisi terlentang dan ditutup kain selimut.

Kolase Tribu-Medan.com/Facebook
Jenazah Veriona Gultom 

Pria ini juga disebutkan berasal dari Tebing Tinggi, Sumatera Utara. 

"Kalau gak salah org ini aku pernah jumpah deh kayak kalau gak salah dia mau ke parapat km pas 1 mobil aku turun di Tiga Dolok dari Siantar," tulis Eka Presetia Napitu.

"Buat cewe lebih hati2 bergaul,,kalau pacaran ya jangan di ajak kedalam rumah sendirian ya kesannya kan negatif nah sedapat mungkin kenalkan dengan saudara atau ajak teman2 kog ketemuan biar tidak ada celah bt berbuat jahat. Apalagi kalau sudah kasar dn maen tangan cepat2 di cut kalau bandel juga lapor kan kepolisi di dampingi keluarga.pacaran itu gak usah pake cinta diatas segalanya tp bijaksana juga," komentar Deshi Haloho.

bvfdsb
bdfsbvfb
Veriona Gultom bersama prianya yang bermarga Marbun (Facebook/Rio Lumban Gaol)

Sebagaimana diketahui, jenazah Veronian ditemukan pertama kali oleh tetangga kosnya, Kustimi (32).

Menurut Kustimi, Veriona Gultom baru satu bulan menempati rumah kos tersebut.

“Korban tinggal di rumah kosan ini sendiri, tapi korban sering didatangi pacarnya, juga sering di antar jemput pacarnya saat mau kerja dan pulang,” kata Kustimi dilansir dari postingan netizen di media sosial.

Melansir dari situs Jurnalx.com, ternyata tetangga Verion Gultom sempat mendengar suara teriakan korban sebanyak dua kali. Namun, ketika didatangi suara tersebut pun tak terdengar lagi.

“Lalu saya laporkan ke pak RT, saat dibuka dan di periksa korban sudah tewas,” ungkapnya.

Tak lama kemudian, aparat kepolisian Polsek Gunung Putri tiba di lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Tewasnya Veriona Gultom ini, ucapan duka cita ramai di laman facebook korban @Chee Goeltom Pea Veriona.

"Selamat jalan kakak Chee Goeltom Pea Veriona semoga diterima disisi kanan Allah Bapa yang maha kuasa.. Huingot dope rap mardalan hita mulak sikkola kak sambil mekkel-ekkel (Masih kuingat kala itu kita sama-sama jalan pulang sekolah penuh canda tawa). #Keluarga yg ditinggalkan semoga diberi kesabaran dan ketabahan," tulis postingan Lhina Sheanipar Tuandibangarna.

Veriona Gultom/Facebook.com/Chee Goeltom Pea Veriona
Veriona Gultom/Facebook.com/Chee Goeltom Pea Veriona

"Sonang maho da dek di lambung ni Tuhani. Ibereng ho do ra, tung mansai godang do na manangiakkon ho anggiat di jalo Tuhan I ho di Tangan SiamunNa. Alai percaya do hami disi. Alana ho jolma na burju do dek. Dang taononmu be songon dia accit ni Simanjujung mi naidoltuk ni jolmai songon na nidokmi, Alai sada kesesalan di rohakku, boasa dang di paboa ho ise na mandoltuk i? Molo sanga di paboa ho ise pelaku na, takkas do ra di botoho songon dia godang ni pomparan ni si Rajasonang i na lao pamatehon i. Accit ate2 mambege naung lao ho dek alai dang wajar di parlaomon... bah tahee, hape baru piga bulan dope lao dongan ta sahalak, lak menyusul do hape ho.. Selamat jalan ma di ho da dek. Damai bersama Bapa di Sorga."  

Demikian postingan akun Facebook Kony Frasia Gultom, yang mengaku sebagai kakak korban, Selasa (27/2/2018) pukul 10.00 WIB.

Veriona Gultom/Facebook.com/Chee Goeltom Pea Veriona
Veriona Gultom/Facebook.com/Chee Goeltom Pea Veriona

"Oo.. paribanku Veriona Gultom.. Ai na boha do ho. Boasa ikkon hatop ho lao sian tano on, ai boha do parmatean mi pariban. Ale Tuhan Asi ma roham tu paribankon, lehon imana di lambungmu dohot lehonma si pelaku na mambunuhon paribanki tu polisi, asa sonang roham ni amangi nantulang dohot tulangi. Ale tuhan Alusi ma tangiang hami on.. Selamat Jalan Ma di ho Veriona Br Gultom.. #Chee Goeltom Pea Veriona. ( Paribaku Veriona Gultom, ada apa denganmu. Kenapa begitu cepat kau pergi. Kenap begitu cara meninggalmu. Tuhan kasihanilah paribanku ini. Buatlah dia di sisi-Mu, semoga polisi segera menangkap pembunuh paribanku ini biar senang hati orangtuanya. Tuhan dengarkanlah doa kami ini. Selamat jalan untukmu Veriona Br Gultom),"tulis Christiano Lasido Manalu. 

Verion Gultom (kiri) Facebook/ Nadangol Sinaga
Verion Gultom (kiri) Facebook/ Nadangol Sinaga

"Rencana tahun ini pulang kampung sama-sama. Tapi kenyataannya yang yang duluan pulang. Ga kau tunggu aku sama si Loisa Gultom. Ga ada lagi nanti kawan kamu mejeng ke Tomok. Ga ada lagi nanti yang curhat samaku. Makasih ya nang udah jadi ade dan kawan yang baik Selama ini. Damailah bersama Bapa di Sorga. We always miss u. ( Ayub 1:12) "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. Tuhan yang memberi, Tuhan yang Mengambil, terpujilah nama Tuhan,"  tulis Lia Gultom dari Kabupaten Sorong, Papua Barat. 

(Tribun-Medan.com/Abdi Tumanggor)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved