Road to Election 2018

Molen-Sopian Prioritaskan Kesejahteraan Buruh dan PKL

Saya ini waktu kecil berdagang es keliling. Jadi tahu betul bagaimana rasanya mencari uang dengan cara berdagang kecil-kecilan.

istimewa
Calon Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil saat Blusukan di Kelurahan Lontong Sayur, Kecamatan Pangkal Balam, Selasa (20/3). 

POSBELITUNG.CO--Program menyentuh langsung untuk peningkatan kesejahteraan rakyat yang digagas pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Molen-Sopian, bukan hanya bakal dinikmati Pegawai Negeri Sipil (PNS), honorer, guru mengaji (Ustadz/ustadzah), serta RT dan RW.

Kaum buruh/pekerja dan pedagang kaki lima (PKL) akan mendapat perhatian serius dalam hal yang sama.

"Sampaikan kepada seperadik, teman-teman, tetangga, dan masyarakat di Pangkalpinang. Kami (Molen-Sopian) tidak mau janji muluk-muluk. Yang jadi fokus perhatian kami secepatnya berupaya meningkatkan kesejahteraan rakyat yang langsung bisa dinikmati," kata Molen saat berkampanye blusukan di Kelurahan Lontong Pancur, Kecamatan Pangkalbalam, Selasa (20/3/2018).

Maksud dari rakyat kecil yang menjadi sasaran Molen yaitu kaum buruh/pekerja dan PKL.

Diakui Molen, saat ini buruh/pekerja di Pangkalpinang butuh kepastian untuk menikmati hak mereka.

Di antaranya penerapan upah sesuai ketentuan pemerintah, jaminan kesehatan yang tidak bertele-tele, dan lainnya.

"Buruh atau pekerja butuh kepastian. Makanya ini tidak akan main-main untuk memperjuangkan kesejahteraan buruh melalui kebijakan yang diambil bersama pemerintah dan mereka (kaum buruh dan serikat pekerja)," tegasnya.

Demikian pula untuk PKL, Molen bersama Sopian sudah punya strategi khusus kedepannya agar PKL di Pangkalpinang bisa mencari rezeki dengan penghasilan lebih dari sekarang.

"Saya ini waktu kecil berdagang es keliling. Jadi tahu betul bagaimana rasanya mencari uang dengan cara berdagang kecil-kecilan. Insya Allah PKL akan bersama-sama saya dalam menggairahkan perekonomian rakyat kecil," jelas Molen.

Diberitakan sebelumnya, berdasarkan pengalaman sebagai Pj Bupati OKU, Molen menaikkan insentif guru mengaji, RT/RW, honorer serta meningkatkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) PNS. Dari yang terkecil Rp 500 ribu sampai Rp 10 juta per PNS.

Program ini pun kembali akan diterapkannya di Kota Pangkalpinang bila terpilih sebagai walikota.

Molen bahkan mengaku sudah menghitung-hitung besaran APBD yang akan dialokasikan untuk komponen masyarakat tersebut.

"Di OKU sudah pernah saya lakukan dan di Pangkalpinang ini sudah saya hitung-hitung jumlah PNS, honorer guru mengaji serta RT/RW. ABPD kita sanggup untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Ketimbang saya berjanji yang berlebihan tapi tidak realistis dan tidak dinikmati rakyat langsung," ujar Molen(*/p1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved