Stres Mudah Menyerang Orang Perfeksionis, Ini Penyebabnya

Orang yang menganggap dirinya perfeksionis biasanya keras pada diri mereka sendiri ketika hal-hal tidak berjalan sesuai keinginan mereka.

Tayang:
Editor: Fitriadi
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Dr Madeleine Ferrari, seorang psikolog, mengatakan bahwa orang-orang yang menyalahkan diri sendiri ketika mereka membuat kesalahan atau gagal mencapai standar tinggi dapat disebut "maladaptif perfeksionis".

Kondisi tersebut merupakan pemicu kelelahan dan depresi.

"Sikap belas kasih dan peduli pada diri dapat membuat orang perfeksionis terhindar dari depresi, baik pada remaja atau orang dewasa," kata Ferrari.

Baca: Inilah 8 Negara Paling Aman untuk Berlindung Jika Perang Dunia III Pecah

Saat ini, banyak orang dewasa dan remaja berada di bawah tekanan besar untuk memenuhi standar yang sangat tinggi, baik dalam kehidupan pribadi mereka maupun di sekolah dan tempat kerja.

Ketika mereka menjadi terlalu fokus pada kesalahan, frustrasi dan marah pada diri sendiri saat gagal memenuhi harapan yang dibuat sendiri, risiko untuk mengalami depresi sangaltlah besar.

Berdasarkan laporan CNN tahun 2017, World Health Organization (WHO) umumkan jika depresi menjadi penyebab utama masalah kesehatan dan ketidakmampuan di seluruh dunia.

Angka penderita depresi ini telah naik lebih dari 18 persen sejak 2005.

Depresi mempengaruhi bagaimana seseorang berpikir dan berperilaku.

Gejalanya antara lain seperti kehilangan minat dalam hobi, perasaan tidak berharga, konsentrasi yang buruk, ketidakmampuan untuk membuat keputusan, hingga gairah seks rendah.

(Kompas.com/Ariska Puspita Anggraini/The Independent)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Orang Perfeksionis Gampang Stres", https://lifestyle.kompas.com/read/2018/04/16/070000520/orang-perfeksionis-gampang-stres.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved