Rakortek Bidang Kesehatan di Belitung Timur Bentuk Germas Hidup Sehat

Kegiatan Rakortek mayoritas masih meneruskan tiga program prioritas Kementerian Kesehatan

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Pos Belitung/Disa Aryandi
Wakil Bupati Belitung Timur Burhanuddin, Senin (30/4) ketika berfoto bersama dalam kegiatan Rakortek Bidang Kesehatan. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Sebanyak 49 orang kepala Puskemas se Kabupaten Belitung Timur, delapan perwakilan Dinas Kesehatan dan empat orang organisasi kesehatan serta empat orang perwakilan lintas sektoral, Rabu (30/4/2018) memadati ruang rapat Kantor Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Belitung Timur.

Puluhan orang tersebut mengikuti rapat koordinasi teknis (Rakortek) Bidang Kesehatan tingkat Kabupaten Belitung Timur.

Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Bupati Belitung Timur Burhanuddin (Aan) tersebut, dimotori oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Belitung Timur.

Pemateri pada pelaksanaan Rakortek ini, perwakilan Direktorat Jenderal (Dirjen) Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan serta Dirjen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Kementerian Kesehatan Indra Paya. Hadir pada acara tersebut, Plt Kepala DKPPKB Kabupaten Belitung Timur Saptono.

Kegiatan Rakortek sebagai salah satu bentuk sinergime Kabupaten dan Puskesmas. Terutama dalam mewujudkan Universal Health Coverage melalui percepatan eliminasi tuberculosis penurunan stunting dan peningkatan cakupan serta mutu imunisasi.

"Ini adalah wadah untuk jajaran tenaga kesehatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten untuk mengevaluasi dan menganalisa kegiatan dan capaian SPD pada tahun 2017 sebelumnya, dan membuat serta menyusun rencana atau aksi ditahun 2018 ini," kata Ketua Pelaksana Rakortek Bidang Kesehatanan Supeni kepada posbelitung.co, Senin (30/4/2018).

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) DKPPKB Kabupaten Belitung Timur ini mengatakan, kegiatan rakortek tersebut mayoritas masih meneruskan tiga program prioritas Kementerian Kesehatan seperti percepatan eliminasi tuberculosis, penurunan stanting, peningkatan cakupan dan mutu imunisasi.

Namun semua itu, secara keseluruhan masuk dalam program kementerian terobosan kementrian kesehatan yang terbaru, gerakan masyarakat (germas) hidup sehat melalui program PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat) serta Program Indonesia Sehat Melalui Pendekatan Keluarga (PIS-PK).

"Diharapkan juga pelaksanaan rakortek ini, sebagai bentuk evaluasi hasil kegiatan dan cakupan program serta capaian SPM (Standar Pelayanan Minimal) tahun 2017 dan triwulan 2018. Termasuk didalam nya percepatan elimininasi TBC meliputi missing casies, compliance, dan TB resisten obat," ujarnya.

Selain itu, lanjut Sepeni, melalui ini dapat terjadi sebuah penurunan stanting yang meliputi pencegahan dan intervensi stunting serta adanya peningkatan cakupan mutu timunisasi.

"Yang didalam nya juga meliputi peningkatan cakupan, dan mutu imunisasi serta penguatan surveilans," ucapnya. 

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved