Breaking News:

Begini Komentar Abu Bakar Baasyir Soal Bom di Surabaya dan Sidoarjo Melibatkan Oknum Intelijen

Aksi bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo sukses menyita perhatian publik tanah air

Tribunnews.com/ Rizal Bomatama
Ustadz Abu Bakar Baasyir usai menjalani cek kesehatan di RSCM Jakarta Pusat, Kamis (1/3/2018). 

"Ini sangat sporadis. Tidak jelas apa maunya. Kami beranggapan, ini kerjaan oknum intelijen dalam negeri dan intelijen asing," jelas Abdul Rochim.

Baca: Maia dan Ahmad Dhani Kompak Cium Pipi Dul Jaelani DIacara Wisuda, Banyak yang Bahagia

Baca: MUI Imbau Televisi Tayangkan Tontonan Menyejukkan Selama Ramadan

Abdul bercerita , Baasyir sebagai narapidana teroris yang saat ini mendekam di Lapas Gunung Sindur, Bogor, sempat dijaga ketat gara-gara penyerangan bom yang terjadi di Surabaya.

Dia menilai, sosok Baasyir sempat dihubung-hubungkan dengan Aman Abdurrahman tahanan teroris yang diduga menjadi pimpinan Jamaah Anshorut Daulah.

"Ya kami sih memahami saja. Toh, mereka juga kerja. Tidak apa-apa," lanjutnya.

Kompleks Pesantren Ngruki yang berada di Solo, Jawa Tengah, kini juga jadi sasaran pengintaian.

Dia menyatakan, banyak orang asing yang tidak dikenal masuk dan menyambangi pesantren.

Sebagian dari mereka beralasan ingin belajar agama di tempat tersebut.

Sebagian lainnya, berada di luar pagar untuk beberapa saat dan kemudian diganti dengan orang lain.

Baca: Kehadiran Via Vallen Sudah Sangat Diharapkan Sule Foto Selfie Mereka Dihujat Netizen Gegara Ini

Baca: Ternyata Ini Profesi Penyamaran Terduga Teroris Sehari-hari Sangat Dekat dengan Masyaarakat

Tidak banyak kekhawatiran yang dialami oleh para santri dan pengurus.

Mereka menganggap hal itu wajar dilakukan oleh aparat, apabila benar.

Yang penting jangan sampai proses belajar di pesantren terganggu dengan kehadiran orang-orang berbadan tegap.

"Ya kami juga paham kalau kami sedang diintai. Tapi, kalau mereka bilang mau belajar di sini, ya silakan saja. Tidak ada yang melarang untuk belajar agama. Asal tidak mengganggu kami di sini," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved