Ternyata Ini Profesi Penyamaran Terduga Teroris Sehari-hari Sangat Dekat dengan Masyaarakat

Selain menangkap terduga teroris di Tanjungbalai, Selasa (15/3/2018), Tim Detasemen Khusus 88 Polri juga

Ternyata Ini Profesi Penyamaran Terduga Teroris Sehari-hari Sangat Dekat dengan Masyaarakat
facebook
Penggerebekan terduga teroris di Tanjungbalai, Sumut, Selasa (15/5/2018) 

POSBELITUNG.CO, MEDAN -- Selain menangkap terduga teroris di Tanjungbalai, Selasa (15/3/2018), Tim Detasemen Khusus 88 Polri juga menangkap terduga teroris di Medan.

Informasi yang dari kepolisian yang diterima Tribun Medan menyebutkan, pukul 14.30 WIB tim Densus 88 AT Mabes Polri bersama dengan personel intel Polda Sumut menangkap terduga teroris, MYR, 28 Tahun saat menaiki sepeda motor dan menunggu orederan ojek di Simpang Sei Sikambing, Sekip, Medan Petisah.

Selanjutnya, pukul 16.00 WIB Tim Densus 88 AT Mabes Polri bersama personel Polda Sumut menangkap SL, 38 thn.

Syafrizal yang bekerja sebagai penjual susu kedelai keliling, dan memiliki anak dua orang, ditangkap ketika mengendarai sepeda motor keluar dari  Masjid Ulayat lahan Garapan Desa Sampali Kec. Percut Sei Tuan.

Dalam penggeledahan, ayah MYR menyampaikan bahwa yang bersangkutan merupakan anak 3 dari tujuh bersaudara yang bekerja sehari-hari sebagai pengemudi Gojek Roda 2 beroperasi di Medan, sebelumnya yang bersangkutan sempat tinggal di  Jalan Cemara (Indekos) selama sebulan namun karena tidak sanggup membayar kembali ke rumah.

 

Ayahnya menyampaikan bahwa MYR merupakan anak baik-baik dan rajin salat.

Baca: Tercyduk Ferry Anggara Mantan Suami Ke-4 Ellly Sugigi Jualan Es Kepal, Ini Komentarnya

Baca: Terungkap Cara Keji Orangtua Bomber Surabaya Doktrin Anak Soal Terorisme dan Tak Sekolah

Baca: Pria yang Akan Nyapres Sam Aliano Beri Rp 1 Miliar ke Warga yang Tangkap Otak Aksi Terorisme

 

Pukul 17.00 WIB, Tim Densus 88 dan Polda Sumut  bergerak  menuju kediaman Wy, 38 thn, pekerjaan wiraswasta dan memiliki dua orang anak. Namun yang bersangkutan sudah melarikan diri dan rumah dalam keadaan Kosong.

Para pelaku terorisme saat ini  telah diamankan di Mako Brimob Polda Sumut.

Kapolda Sumut Membenarkan Terjadi Penangkapan

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Irjen Paulus Waterpauw membernarkan  penangkapan terhadap sejumlah terduga teroris di Jalan Besar Teluk Nibung, Kelurahan PKK Beting Kuala Kepias, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai, Selasa (15/5/2018).

Terduga teroris di Tanjungbalai, Asahan, Sumatera Utara, Selasa (15/5/2018)
Terduga teroris di Tanjungbalai, Asahan, Sumatera Utara, Selasa (15/5/2018) (Tribun-Medan.com)

Saat dijumpai di Kantor Gubernur Sumut, usai penandatanganan perjanjian kerjasama Bupati/Walikota dengan Kepala Kejaksaan Negeri dan Kepala Kepolisian Resor se Sumut tentang koordinasi Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dengan Aparat Penegak Hukum (APH).

Baca: Begini Sekarang Kondisi Bocah Perempuan yang Selamat Dari Bom yang Diledakkan Orangtuanya

Baca: Lucinta Luna Kesurupan Pandangan Kosong di Acara Roy Kiyoshi Saat Sadar Terjadi Hal Menggelikan

Baca: Hari Ini Mulai Sholat Tarawih, Niat Puasa Ramadan, Doa Berbuka, Niat Salat Sunat Tarawih dan Witir

 

Paulus mengatakan saat ini masih menunggu para terduga teroris dibawa ke Polda Sumut.

Terkait adanya terdiga teroris yang ditembak, Paulus belum berani membenarkan informasi yang beredar tersebut.

"Saya baru konfirmasi karena memang belum cukup lama ya. Ada informasi penangkapan tapi hasilnya seperti apa kemungkinan besar belum bisa dikomunikasikan," kata Paulus di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (15/5/2018).

"Mungkin nanti untuk lebih jelasnya, bjsa ditanyakan setelah tim itu tiba di Polda Sumut," tambahnya.

Ditanya terkait informasi apakah ada korban jiwa dalam penangkapan terduga teroris tersebut, Mantan Kapolda Papua ini, meminta agar bersabar.

"Kita tetap siaga satu dalam aktivitas kegiatannya ya," sebut Paulus.  (*) 

Editor: ismed
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help