5 Fakta Soal Oknum Perwira Polisi Diduga Aniaya 7 Anak Buahnya
Seorang perwira polisi berpangkat kombes diduga melakukan penganiayaan terhadap anak buahnya
POSBELITUNG.CO - Kombes Eko Trio Budhinar selaku Kepala Pusat Pendidikan Administrasi Lembaga Pendidikan Polri (Kapusdikmin Lemdikpol) diduga melakukan penganiayaan dengan menghajar sejumlah anggota polisi yang berjaga di pintu gerbang Pusdikmin, Bandung, Selasa (26/6/2018).
Dalam penganiayaan tersebut, tujuh anak buah Kombes Eko menjadi korban.
Berikut ini beberapa fakta Kombes Eko yang aniaya tujuh anak buahnya.
1. Kronologi
Dilansir Tribunwow.com dari Tribunnews, penganiayaan ini dipicu oleh mobil Eko yang berpapasan dengan mobil boks pembawa makanan siswa di markas Pusdikmin.
Lantaran berpapasan di gerbang, membuat mobil ini sama-sama berhenti dan tidak bisa lewat.
"Kebetulan mobil boks katering yang menyediakan makanan siswa mau keluar gerbang. Sehingga kedua mobil berpapasan dan enggak bisa lewat," kata Iqbal selaku Karopenmas Divhumas Polri.
2. Kapusdikmin Kombes Eko Trio Marah
Setelah mobil Eko Trio tidak bisa lewat, anggota yang berjaga di pos saat itu telah memerintahkan mobil boks untuk mundur dan memberi jalan kepada Kapusdikmin Kombes Eko Trio.
Namun, Eko Trio turun dari mobil dan memarahi para petugas jaga.
Eko Trio memerintahkan anggota jaga saat itu untuk memanggil petugas piket yang lain dan berkumpul di pos jaga.
3. Dipukul dengan Helm Baja
Sejumlah tujuh orang anggota jaga yang berkumpul di pos jaga mendapatkan pukulan dengan helm baja yang didapatkan Eko di pos jaga.
"Saat itu juga Kapusdikmin turun dari mobil sambil marah-marah. Kemudian memukuli anggota penjagaan menggunakan helm baja yang ada di meja piket," tambah Iqbal.
Helm baja itu dipukulkan Eko Trio kepada tujuh anak buahnya tepat di kepala secara bergantian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/dugaan-penganiayaan_20180627_193805.jpg)