Breaking News:

Pilkada Belitung 2018

Begini Perasaan Andi Lanna Usai Nyoblos

Lelaki yang pernah menjabat sebagai Wakil Bupati serta Ketua DPRD Belitung ini menceritakan aktivitasnya usai mencoblos.

Begini Perasaan Andi Lanna Usai Nyoblos
posbelitung/jariyanto
Calon Bupati Belitung Andi Saparudin Lanna mencelupkan jari kelingking ke tinta sebagai tanda telah mencoblos dalam Pilkada Belitung 2018. Calon nomor urut 3 tersebut menyalurkan suara bersama istri di TPS 3, Kelurahan Kota, Tanjungpandan, tepatnya di Gedung Nasional (Genas), Jalan Merdeka.

Laporan Wartawan Pos Belitung, Jariyanto

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Calon Bupati Belitung nomor urut 3, Andi Saparudin Lanna sudah menyalurkan hak suaranya di TPS 3, Kelurahan Kota, Tanjunpandan, tepatnya di Gedung Nasional (Genas).

"Alhamdullilah, hari ini ada semangatnya. Suasananya saya lihat bagus, semoga bisa terus berjalan sampai perhitugan suara sehingga semua kegiatan pilkada ini tidak ada halangan," ujar Andi Lanna kepada posbelitung.co perihal perasaannya usai mencoblos.

Lelaki yang pernah menjabat sebagai Wakil Bupati serta Ketua DPRD Belitung ini mengaku tidak ada agenda khusus usai nyoblos.

Ia memilih berada di rumah, berkumpul bersama saudara dan rekan-rekan lainnya.

"Kalau masalah hasil, kami percayakan kepada petugas di lapangan. Saya menunggu informasi dari mereka," ucap Andi Lanna.

Sebelumnya, waktu menunjukkan pukul 06.55 WIB, Calon Bupati Belitung Andi Saparudin Lanna sudah duduk di kursi undangan Tempat Pemungutan Suara (TPS) 3, Kelurahan Kota, Jalan Merdeka, Tanjungpandan, tepatnya di Gedung Nasional (Genas).

Sehari sebelum pencoblosan, paslon nomor urut 3 tersebut tersebut menyebut akan menjadi pemilih pertama yang datang ke TPS.

Benar saja, paslon yang diusung Partai Golkar dan Demokrat tersebut malah tiba lebih awal dari jadwal, pencoblosan, yakni pukul 07.00.

Dibalut kemeja putih dan celana katun hitam serta berkopiah hitam, ia datang didampingi sang istri, Siti Misnuh yang mengenakan gamis keemasan motif batik cokelat dipadu hijab kuning.

Kondisi ini membuat petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) terlihat tergopoh-gopoh menyiapkan surat suara yang masih tersegel.

Setelah dibuka di depan saksi dari pihak KPU dan Panwaslu Belitung, surat suara tersebut dihitung.

Sekitar 10 menit persiapan, petugas kemudian memanggil Andi Lanna disusul Siti Misnuh lalu menyerahkan surat suara.

Keduanya kemudian menuju bilik suara. Tak sampai satu menit sudah selesai lalu bersama- sama memasukkan surat ke kotak suara.

Sekitar pukul 07.15 wib, Andi Lanna beserta istri meninggalkan TPS kembali ke kediamannya yang berjarak sekitar 100 meter. (*)

Penulis: Jaryanto
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved