Sambelingkung Ikan Hiu Paling Diminati, Siti Maemunah Keliling Pasarkan Produk UKM

Ibu tiga anak ini tak segan-segan berkeliling naik sepeda notor dari kantor ke kantor untuk menjajakan dagangan.

Sambelingkung Ikan Hiu Paling Diminati, Siti Maemunah Keliling Pasarkan Produk UKM
(nurhayati/bangkapos.com/ist)
Siti Maemunah menunjukkan produknya 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

POSBELITUNG.CO-- Semangat Siti Maemunah ini sangat besar untuk mengembangkan produk usaha kecil menengah (UKM). Ibu tiga anak ini tak segan-segan berkeliling naik sepeda notor dari kantor ke kantor untuk menjajakan dagangan.

Jika dia hanya mengandalkan penjualan di galeri rumahnya di Jalan Depati Amir Nomir 11 RT 04 Kekurahan Srimenanti Sungailiat, dagangan akan lambat laku. Makanya Siti Maemunah pilih keliling untuk 'emput' pembeli, termasuk melakukan penjualan secara online.

Produk yang dibuatnya seperti sambelingkung, kricu, kripik sukun, kripik pisang, kripik singkong, hingga kemplang. Selain itu juga ia menjual produk UKM lainnya seperti beras aruk, telor asin, rusip, terasi dan masih banyak lagi dagangan lainnya.

"Kami ini ada Kampung Digital Sambelingkung Fegojes di kabupaten, di rumah saya itulah galerinya. Kami juga selain produksi sendiri jual barang-barang punya kawan-kawan," kata Siti Maemunah, Selasa (17/7/2018) ditemui Bangka Pos saat menjajakan dagangan di Kantor DPRD Bangka di Sungailiat.

Perempuan ini mulai berkecimpung di UKM pada Bulan Juli 2014. Dulu usaha wiraswasta yang ditekuninya sempat mengalami kebangkrutan seperti rumah kontrakan, toko dan usaha lain saat krisis moneter tahun 2007 lalu. Sejak itulah dia berpikir beralih usaha, yang bisa menghidupi keluarga.

"Kini saya menjual barang produk usaha rumah tangga dan berkomitmen produk tersebut bagus tanpa pengawet, dan lainnya. Jadi saya tertarik dengan UKM. Saya masuk ke organisasi UKM diminta buat produk sambelingkung," kata Maemunah.

Sebelumnya ia tak tahu bagaimana membuat sambelingkung karena bukan orang asli Pulau Bangka. Tetapi suami dan ibu mertua orang Bangka, sangat mahir membuat sambelingkung. Dari ibu mertuanya lah, Siti Maemunah, belajar membuat makanan khas daerah ini.

"Saya juga mencari bumbunya sebelum memulai usaha. Bercerita dengan ibu mertua ternyata bumbu Melayu dengan bumbu Tionghoa itu berbeda. Saya ambil bumbu Melayu karena banyak rempah-rempahnya," kata ibu rumah tangga asal Banten Jawa Barat itu, optimis.

Setelah mendapat ilmu dari mertua, ia mulai menekuni bisnis tadi. Bermacam-macam sambelingkung dibuatnya, mulai sambelingkung ikan tenggiri, ikan dencis, ikan ciu, ikan parang-parang, ikan malong, ikan gabus hingga ikan hiu. Dari beberapa jenis bahan ikan tadi, menurutnya, konsumen banyak menyukai sambelingkung ikan hiu karena mengandung omega tiga lebih tinggi dan teksturnya lebih halus.

Apalagi sambelingkung ikan hiu bagus dikonsumsi anak-anak hingga lansia. Sambelingkung ikan hiu juga baik untuk kecerdasan otak, bahkan obat untuk cacing kremi. "Kulit ikan hiunya saya bikin kerupuk," kata Maemunah mengaku memproduksi sambelingkung seminggu sekali menggunakan bahan ikan yang berbeda-beda.

Kini usaha rumahan yang ia geluti, semakin berkembang. Lewat penjualan online melalui akun facebook Memey Siti Maemunah, dia sudah berjualan keliling Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Kalimantan dan daerah lainnya. Bahkan rusip yang dibelinya dari daerah Tanjung Labuh, Pongok, Teritip dan Pangkalpinang sudah menyebar ke konsumen berbagai daerah. "Bahkan ada permintaan online alar keladi pesanan seorang netizen yang meminta mencarikan alar keladi," katanya.

Penulis: nurhayati
Editor: khamelia
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved