4 Rahasia Ikan Bebulus Belitung, Kandungan Gizinya Tak Terdeteksi
Jika sedang musim, ikan bebulus sangat mudah dijumpai di pasar tradisional Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.
POSBELITUNG.CO - Ada makanan pendamping yang wajib ada saat anda menikmati kuliner khas Belitung, gangan.
Bukan sambal atau lalapan.
Akan tetapi ikan goreng kering.
Ikan ini dikenal oleh masyarakat Belitung dengan nama ikan bebulus.
Bentuknya memanjang seperti ikan cucut atau berujung (sebutan daerah tertentu).
Soal ukuran, ikan ini tidak terlalu besar.
Dan umumnya yang disajikan sebagai makanan pendamping gangan yang berukuran kecil.
Posbelitung.co mengutip sejumlah sumber membongkar rahasia ikan satu ini.
Ada cara mengonsumsi, memancing dan nama ilmiahnya.
Yuk simak di bawah ini :
1. Enak Digoreng
Baca: 4 Pesohor Belitung yang Pernah Guncang Indonesia
Sebagai pendamping gangan, ikan ini disajikan hangat usai digoreng.
Caranya, ikan ini cukup dibersihkan pada bagian perut.
Kepala dan ekor dibiarkan saja alis tidak potong.
Kemudian, ikan dicuci bersih sebelum dilumuri garam dan jeruk kunci untuk menghilang aroma khas laut.
Kemudian, panaskan minyak goreng dan ikan bisa langsung digoreng.
Makanan satu ini sangat digemari masyarakat Belitung.
Baca: Belitung Tak Perlu Tambang, Menteri Susi Beri Syarat Ini
Wisatawan pun takluk dibuat kelezatan ikan ini.
2. Cara Memancing
Ikan bebulus ternyata ada musimnya juga.
Jika sedang musim, ikan ini akan sangat mudah dijumpai di pasar tradisional Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.
Namun, jika sedang tidak musim maka ikan ini akan menjadi jenis ikan yang sangat sulit ditemui.
Cara memancing ikan ini tak sulit.
Akan tetapi diperlukan kesabaran dan pengorbanan yang cukup berat.
Pemancing harus rela berendam di dalam air laut.
Waktunya pun tak menentu.
Bahkan ada yang sampai setengah hari berada di dalam air.
Ikan ini bisa dipancing di pesisir pantai.
Hampir di semua pesisir pantai di Belitung bisa ditemui ikan ini (jika sedang musim).
Umpannya pun cukup dengan potongan cumi atau udang.
Dijamin anda sudah bisa menikmati sensasi menangkap ikan bebulus khas belitung.
Berani mencoba memancing bebulus?
Kalau berani silahkan datang ke Belitung, sekaligus menikmati pemandangan indahnya alam Belitung.
3. Ikan Pesisir
Posbelitung.co melansir wikipedia menyebutkan ikan bebulus termasuk jenis ikan dalam keluarga Sillaginidae.
Ikan bebulus dalam bahasa ilmiahnya disebut Sillago.
Sillago adalah genus ikan di keluarga Sillaginidae dan satu-satunya genus non-monotypic dalam keluarga.
Membedakan spesies bisa sulit, dengan banyak kesamaan dalam penampilan dan warna, memaksa penggunaan morfologi kandung kemih berenang sebagai fitur definitif.
Semua spesies bersifat bentik di alam dan umumnya ikan pesisir, hidup di perairan yang dangkal dan terlindungi meskipun ada pengecualian.
Perikanan kecil ada di sekitar berbagai spesies Sillago, membuat mereka kurang penting di sebagian besar jangkauan mereka.
Genus ini memiliki distribusi terluas dari genus berbau kapur sirih apa pun, yang mencakup sebagian besar Indo-Pasifik.
Genus berkisar dari pantai timur Afrika ke Jepang di Australia timur dan Selatan di selatan, dengan sebagian besar spesies terkonsentrasi di seluruh Asia Tenggara, Kepulauan Indonesia dan Australia.
Banyak spesies memiliki distribusi yang tumpang tindih, seringkali membuat identifikasi positif menjadi sulit.
4. Tak Terdeteksi di Google
Di mesin pencari google, nama ikan bebulus memang ada.
Namun jika anda mengetik 'kandungan gizi ikan bebulus" di kolom pencarian di google maka info tersebut tak akan muncul.
Ada artikel tentang kandungan gizi ikan namun tak secara spesifik soal ikan bebulus melainkan universal ikan pada umumnya.
Sepertinya kandungan gizi ikan bernama latin sillago ini masih harus ditelusuri lebih lanjut.
Semoga besok-besok ada yang mengupload soal kandungan gizi ikan yang renyah jika digoreng ini.
(Posbelitung.co/Edy Yusmanto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/ikan-bebulus_20180727_204732.jpg)