Ini Lawan Terberat Hotman Paris di Pengacara, Inisialnya 'L' dan Punya Kemampuan Ini

Hotman Paris Hutapea dikenal sebagai pengacara kondang, kerap jadi sorotan publik lantaran pernyataannya kadang kontroversial

Tayang:
Editor: Evan Saputra
YouTube/Hotman Paris Show
Hotman Paris 

"Paling parah dilaporin soal apa, bang?" tanya Gofar Hilman.

Jebolan Master Hukum University of Technology Sydney, Australia ini menjelaskan dirinya kerap tersangkut kasus pemalsuan dan pencemaran nama baik.

"Ya biasa, dituduh pemalsuan lah. Biasanya terkait dengan bukti-bukti. Kalau sampai asusila belum ada," ujarnya.

"Biasanya kalau nggak tuduhan pemalsuan, pencemaran nama baik," katanya menegaskan kembali.

Ia pun menceritakan pengalamannya saat dilaporkan oleh seseorang ke polda.

"Saya pernah berdebat dengan seseorang di televisi. Karena saya terlalu marah, saya sampai akhirnya katakan, 'goblok lo!'. Padahal itu live. Besoknya saya dilaporin ke Polda," ujar Hotman Paris.

Keduanya pun tertawa terbahak-bahak.

Peringatkan Anies Baswedan

Dilansir dari Warta Kota Live, Senin (6/8/2018) bukan hanya memiliki lawan berat di dunia pengacara, tapi baru-baru ini Hotman Paris juga baru mengingatkan Gubernur DKI Anies Baswedan terkait kebijakan memperluas ganjil-genap.

Hotman Paris mengingatkan dua pejabat publik itu terkait kebijakan ganjil genap yang dinilai sangat merugikan warga masyarakat.

Menurut Hotman Paris Hutapea, kebijakan Pemprov DKI Jakarta itu dinilai tidak logis dan sangat membebani warga.

Kebijakan tersebut juga bisa menganggu aktivitas warga, terutama yang akan beribadah di hari Minggu, kata Hotman Paris Hutapea.

"Peraturan mengenai pemakaian mobil ganjil genap sangat membebani rakyat dan Anda kurang logis terutama Sabtu dan Minggu. Apalagi hari minggu yang banyak orang beribadah," ujar Hotman melalui akun instagramnya, Sabtu (4/8/2018).

Menurut Hotman Paris, tidak semua warga Jakarta memiliki dua mobil yang bisa menjadi alternatif kendaraan atau menyiasati kebijakan ganjil genap.

Apalagi, para pemilik kendaraan di Jakarta sudah membayar pajak kendaraan bermotor yang sangat mahal.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved