6 Amalan di 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijah yang Bisa Kamu Jalankan

“Generasi salaf (sahabat) sangat memuliakan puluhan hari yang tiga; sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, sepuluh hari pertama Dzulhijah, dan..."

Tribun Sumsel

Ibnu Umar juga mengumandangkan takbir dari dalam tendanya di Mina, maka jama’ah masjid yang mendengarnya ikut mengumandangkan takbir. Mendengar hal itu, orang-orang di Pasar ikut mengumandangkan takbir, sehingga Mina bergemuruh dengan suara takbir.

Pada hari-hari tersebut, Ibnu Umar mengumandangkan takbir di Mina, setelah shalat wajib, di atas kasur, tenda, tempat duduk, dan jalan yang dilaluinya. Ia bertakbir pada seluruh hari tersebut.”

5. Sedekah.

Sedekah secara umum hukumnya sunnah, dan nilai kesunnahannya pada sepuluh hari pertama bulanDzulhijah ini semakin kuat. Allah SWT berfirman (yang artinya):

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir terdapat seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah (2): 261)

6. Menyembelih hewan kurban

Di antara bentuk sedekah adalah menyembelih hewan kurban dan membagi-bagikan dagingnya kepada kaum muslimin pada tanggal 10 Dzulhijah.

Baca: Akhirnya Sule dan Lina Resmi Bercerai, Begini Tanggapan Keempat Buah Hatinya

Baca: Fotonya Viral, Dinikahi Bosnya yang 30 Tahun Lebih Tua, Wanita Bone Ini Diberi Panaik hingga Rp1 M

Dari Anas bin Malik RA berkata, “Nabi SAW berkurban dengan menyembelih dua ekor domba yang berwarna putih dan bertanduk dua. Beliau membaca bismillah dan takbir, menekankan kakinya ke sisi leher domba, dan menyembelihnya dengan tangan beliau sendiri.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Selain amalan-amalan di atas, terdapat banyak amalan yang selayaknya digalakkan.

Antara lain: membaca Al-Qur’an, membaca istighfar, berbakti kepada orang tua, menyambung tali kekerabatan, menyebar luaskan salam, memberikan makanan, mendamaikan dua pihak yang bersengketa, amar ma’ruf dan nahi munkar, menjaga lisan dan kemaluan, berbuat baik kepada tetangga, memuliakan tamu, memberi nafkah kepada keluarga, mengasuh anak yatim, menengok orang sakit, membantu kesulitan orang lain, menunaikan amanat, mengembalikan barang titipan, melunasi hutang, dan lain sebagainya.

Sementara itu berikut surat pengumuman hasil hisab yang dibuat Muhammadiyah ini ditanda tangani pada 9 Maret 2018 oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Berdasarkan surat tersebut dijelaskan bahwa 1 Zulhijah 1439 H jatuh pada hari Senin Kliwon, 13 Agustus 2018.

Hari Arafah (9 Zulhijah 1439 H) jatuh pada hari Selasa Pon, 21 Agustus 2018.

Baca: Ayu Ting Ting Jadi Juri KDI 2018, Nagita Malah Beri Reaksi ini : Seneng Pasti Bareng Raffi Juga

Baca: Gara-gara Tulisan, Ustaz Abdul Somad Tersadar, Ternyata Ini Alasannya Tak Mau Jadi Cawapres Prabowo

Lalu Idul Adha (10 Zulhijah 1439 H) jatuh pada hari Rabu Wage, 22 Agustus 2018.



Penetapan hasil Muhammadiyah
Penetapan hasil Muhammadiyah (muhammadiyah.or.id)

(TribunStyle.com/Rifan Aditya)

Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved