Oknum Polisi Berpose di atas Bangkai Hiu Tutul Viral, Ini Penjelasan Polda
Foto tiga orang oknum polisi berpose di atas bangkai hiu tutul viral di media sosial. Hiu tutul terdampar
Pantauan TribunJakarta.com melalui media sosial Twitter Polda DIY angkat bicara.
Polda DIY menyatakan permintaan maafnya atas aksi tiga orang anggota polisi yang menaiki bangkai hiu itu.
Polda DIY mengaku tak memiliki maksud tertentu.
"Terkait kejadian tiga Anggota kami yang tertangkap kamera sempat menaiki ikan hiu tutul mati tersebut, kami memohon maaf. Tidak ada maksud tertentu atas peristiwa tersebut," tulis Polda DIY.
Dikutip TribunJakarta.com dari TribunJogja.com sebelumnya, ikan hiu tutul yang terdampar di Pantai Parangkusumo memiliki panjang sekitar empat meter, berdiamater satu meter dengan bobot lebih dari satu ton.
Sejumlah petugas sebelumnya juga telah berupaya melakukan evakuasi dengan menarik bangkai ikan hiu tersebut ke daratan.
Hal ini dilakukan supaya bangkai tidak hanyut ke tengah laut.
Warga dan wisatawan penasaran untuk melihat ikan hiu yang terdampar.
Mereka sesekali terlihat berselfie dan berswafoto.
Setelah lebih kurang 12 jam terdampar di daratan, hiu paus (Rhincodon Typus) yang terdampar di tepian Pantai Parangkusumo, Bantul akhirnya dikubur.
Proses penguburan dilakukan pada Senin (27/8/2018) petang dengan alat berat jenis backhoe.
Penguburan dilakukan dengan cara membuat lubang di pasir pantai sedalam sekitar 3 meter menggunakan backhoe.
Bangkai hiu paus kemudian dimasukan dalam lubang dengan cara didorong dengan alat berat.
Setelah itu, bekas lubang berisi bangkai kemudian ditutup kembali dengan pasir pantai.
Proses penguburan sendiri berlangsung nyaris tanpa kendala dan durasi yang cukup singkat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/aksi-tiga-orang-oknum-polisi_20180828_163057.jpg)