Fakta Baru Pembunuhan Guru Cantik Belinyu - Fariansyah Ternyata Suami Kedua

Ternyata Fariansyah (24) adalah suami sah kedua Sri Devi (34), Guru SDN Desa Bintet Belinyu Bangka. Sebelum menikah dengan Fariansyah

Editor: Evan Saputra
Bangka Pos/Fery Laskari
Fariansyah alias Fari (25), mengenakan baju tahanan wana orange nomor empat. Tersangka pembunuh istri sendiri, Sri Devi (34), mengaku perbuatan di hadapan sejumlah wartawan, saat jumpa pers di Mapolres Bangka, Rabu (29/8/2018) petang 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

POSBELITUNG.CO, BANGKA -- Ternyata Fariansyah (24) adalah suami sah kedua Sri Devi (34), Guru SDN Desa Bintet Belinyu Bangka. Sebelum menikah dengan Fariansyah, Sri Devi sempat punya suami sah pertama dan dikarunia seorang anak. Berikut pengakuan Fariansyah, tersangka pembunuh ibu guru cantik tersebut.

"Pernikahan saya dengan dia (Sri Devi) tidak dikarunia anak," kata Fariansyah memulai kisah di hadapan sejumlah wartawan dan polisi soal hubungannya dengan korban, di agenda konfrensi pers di Mapolres Bangka, Rabu (29/8/2018) petang.

Sri Devi kata Fariansyah, ketika itu berstatus janda beranak satu, lalu ia nikahi. Selama beberapa waktu hidup serumah, Fariansyah dan Sri Devi diterpa badai. Kabar tentang adanya orang ketiga atau pria idaman lain (PIL) melanda bahtera rumah tangga mereka. "Saya cemburu. Saya dengar dari tetangga dia (korban) sering sama cowok lain," katanya.

Sri Devi
Sri Devi (Kolase Bangka Pos/Teddy Malaka)

Baca: Bu Guru Cantik Asal Belinyu Ini Dibunuh Suaminya Sendiri, Ternyata Penyebabnya Hal Sepele

Pertengkaran pun terjadi antara mereka hingga berujung gugatan cerai yang diajukan oleh Sri Devi terhadap Fariansyah. Saat dilanda amarah, Fariansyah memilih pergi alias tak mau lagi hidup serumah dengan korban. Namun ia akui, rasa cinta masih ada padanya. "Saya sendiri yang pergi dari rumah. Tapi saya sempat mau ajak dia berdamai, tapi dia nggak mau," katanya.

Tekad Sri Devi rupanya sudah bulat untuk berpisah dengan suami keduanya, yang berusia jauh lebih muda berprofesi buruh harian tadi. Sikap korban semakin membuat Fariansyah marah, karena niatnya untuk rujuk dengan Sri Devi tak membuahkan hasil.

Terlebih ketika ia tahu, korban diduga dekat dengan pria lain, sebelum pengadilan agama memutuskan talak cerai mereka. "Saya cemburu makanya saya lakukan itu (bunuh korban). Saya bekap dia dengan bantal, dia sempat berontak dan berteiak," kata Fariansyah.

Namun apa daya tenaga perempuan ini, tak ada artinya. Sri Devi terkulai, apalagi setelah itu Fariansyah langsung mencekik leher Sri Devi hingga akhirnya korban benar-benar merenggang nyawa. "Sempat berontak dan teriak," kata Fariansyah, mengaku mengiris nadi korban agar terkesan istrinya mati karena bunuh diri.

Di penghujung pengakuannya saat jumpa pers di kantor polisi, Fariansyah membuat pernyataan mengejutkan. "Sebenarnya, saat dia (Sri Devi) masih berstatus suami istri sah dengan suami pertama, dia (korban) sempat selingkuh. Tapi waktu itu bukan selingkuh dengan saya, tapi sama orang lain," kata Fariansyah menutup pengakuan seputar aksi kejinya membunuh sang istri.

Tentu saja pengakuan Tersangka Fariansyah, bertolak belakang dengan pernyataa irang-orang terdekat dengan korban. Paman dan juga teman korban, H Ramali dan Zulfikar justru menyatakan, Sri Devi sosok orang baik-baik. Selain pintar, periang dan pandai bergaul, keduanya memastikan, Sri Devi adalah sosok agamis yang taat beribadah.

(baca edisi sebelumnya soal kasus pembunuhan, Sri Devi Guru SDN Desa Bintet Belinyu).

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved