8 Tahun Derita Kanker, Ria Irawan Bagikan Cara Menyiksa Kanker Agar Bisa Sembuh Total

Menurut Ria Irawan cara paling efektif untuk melawan kanker adalah dengan melaparkan sel-sel tersebut.

kolase sajian sedap
Ria Irawan berhasil sembuh dari kanker 

POSBELITUNG.CO--Aktris senior Ria Irawan berhasil menjadi salah seorang yang selamat dari kanker.

Tidak main-main, aktris yang sempat berperan di film Quickie Express (Dimas Djayadiningrat, 2007) itu sembuh dari kanker getah bening stadium 3).

Kanker yang menyerang sistem pertahanan tubuh ini sempat merusak tubuh Ria sejak tahun 2009.

Segala pengobatan dilakukan Ria untuk menyembuhkan penyakit mematikan ini.

Hingga akhirnya, pada tahun 2017 lalu, Ria dinyatakan bersih dari kanker dan bisa menghentikan segala pengobatannya.

Tidak Perlu Ke Luar Negeri

Jika banyak figur publik yang lebih mempercayakan tenaga medis asing untuk menyembuhkan penyakit mereka, hal itu tidak terjadi dengan Ria Irawan.

Selama menderita kanker, Ria tetap menjalankan pengobatan di Jakarta.

Dirinya memasrahkan semua pengobatan di tangan dokter-dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Tidak hanya itu, Ria juga menggunakan fasilitas kesehatan gratis yang disediakan oleh pemerintah.

Ria menjalankan segala pengobatannya menggunakan bantuan dari BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan ini merupakan asuransi kesehatan untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Sembuh Dari Kanker Karena Berhasil Berpikir Positif

Kesembuhan Ria Irawan dari penyakit kanker getah bening tidak serta merta berasal dari rangkaian pengobatannya saja.

Aktris ini juga banyak membagikan bagaimana cara dirinya sembuh dari penyakit mematikan ini.

Salah satunya adalah dengan berpikir positif.

Dilansir dari unggahan Ria di akun Instagram pribadinya, @riairawan, Ria mengungkapkan bahwa penyakit bisa datang karena pikiran negatif.

Menurut Ria, emosi negatif dapat menambah kondisi asam pada tubuh.

Tingkat keasaaman berlebih pada tubuh ini bisa membuat kondisi tubuh menurun.

 

Kenali tubuhmu ( bukan badan orang lain! ), turuti kebutuhannya ( jangan ngatur makanan orang lain! ). . . UNTUK YANG SEDANG MENJALANKAN PENGOBATAN ( KEMOTERAPI / RADIASI, TIDAK ADA PANTANGAN MAKAN ). KECUALI MAKAN HATI ????, MAKAN TEMEN DAN MAKAN PASANGAN HIDUP MILIK ORANG YANG DILARANG DIMAKAN!!!. ????????????????SILAHKAN MAKAN APAPUN, JANGAN LUPA BERDOA ????????????????. . . Saat hasil / biopsy dari pathology anatomy menyatakan akan adanya "treatment", boleh kaget sebentar saja. Tidak perlu ada emosi lain yang negative karena akan menambah kondisi asam pada tubuh. Sebaiknya pengasuh segera membuat rencana finansial minimum untuk 3 tahun kedepan ( jangan lupa perbanyak dana untuk makanan sehat enak yang mahal, sayur dan buah organik, vitamin, supplement ????????????????????. Jatah vitamin BPJS yang diresepin dokter, sedekahin aja untuk yang lebih membutuhkan. Biar penyakit pergi, harus banyak sedekah shaaay.. ). #thankyou @namnamnoodlebar @namnamnoodlebarid . . #alkalinediet #livingalkaline #positivevibesonly #iopensopositivo #byecancer #caregiver #nodrama #healtyfood #soulfood #namnamnodlebarjakarta

A post shared by Ria Irawan (@riairawan) on

Menyiksa Sel Kanker

Ria Irawan Bagikan Cara Menyiksa Sel Kanker
tribunnews.com
Ria Irawan Bagikan Cara Menyiksa Sel Kanker
//

Selain mengatur emosi, Ria juga mengungkapkan bagaimana cara dirinya melawan kanker agar tidak balik lagi setelah sembuh.

Dilansir dari sebuah tulisan di akun Facebook pribadinya, Ria membagikan cara melawan sel-sel kanker yang bersarang di tubuhnya.

Menurutnya, cara paling efektif untuk melawan kanker adalah dengan melaparkan sel-sel tersebut.

Hal ini dilakukan dengan tidak mengonsumsi makanan-makanan yang merupakan makanan dari sel kanker.

"Cara efektif untuk melawan kanker adalah dengan MELAPARKAN sel-sel kanker dengan cara tidak memberikan makanan yangg dibutuhkan dengan berkali-kali." Tulis Ria.

Gula dan Garam Merupakan Makanan Sel Kanker

sciencing.com
Gula dan Garam Merupakan Makanan Sel Kanker

Dalam tulisannya tersebut, ria menyebutkan bahwa sel kanker dapat kenyang ketika kita memakan gula dan garam.

Gula memang terbukti menjadi makanan yang memberikan asupan terbesar pada sel kanker.

Beberapa penelitian menuliskan bahwa sel kanker berkembang dengan cepat ketika kandungan glukosa dalam tubuh tinggi.

Di tulisannya tersebut, Ria juga memberikan solusi untuk mengurangi gula.

Dirinya menyebutkan bukan mengganti gula dengan zat aspartam karena zat tersebut juga tergolong berbahaya.

Ria menyarankan untuk mengganti gula dengan madu manuka atau tetes.

Penggunaan madu ini juga harus dalam jumlah yang dikontrol agar tidak berlebihan.

Bahan makanan lain yang dapat menjadi makanan untuk sel kanker adalah garam.

"Garam meja yang berwarna putih dalam pembuatannya memiliki tambahan kimia juga. Alternatif yang lebih baik adalah aminos bragg atau garam laut."

Tulisan Ria Irawan ini mengajak semua orang untuk sadar bahwa penyakit tidak hanya datang karena faktor luar tubuh, tapi juga dari dalam.

Dengan menyimpan energi positif, maka tubuh juga akan dalam keadaan sehat.

Energi positif dalam tubuh juga bisa membuat sistem imun dapat bekerja maksimal untuk melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

Selain itu, Ria juga mengingatkan kita semua untuk mengenali kondisi tubuh sendiri.

Salah satunya adalah mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan penyakit yang sedang diidap.

Dengan mengenali tubuh dan penyakit yang bersarang di dalamnya, maka akan lebih mudah bagi kita untuk melakukan pengobatan hingga sembuh.

//
Sumber: Sajian Sedap
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved