Terbuai Gaji Rp 800 Ribu, Dua Remaja Aceh Jadi Pemuas Nafsu Pria di Malaysia
Nasib nahas dialami Nw dan DY. NW, remaja berusia 24 tahun dan DY, perempuan berusia 20 tahun
POSBELITUNG.CO - Nasib nahas dialami Nw dan DY.
NW, remaja berusia 24 tahun dan DY, perempuan berusia 20 tahun jadi pemuas nafsu lelaki di negeri Jiran, Malaysia.
Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, Iptu Riski Andrian mengemukakan, dua perempuan asal Aceh ini terbuai janji manis FA (29). FA menjanjikan keduanya bekerja di Malaysia sebagai pelayan di sebuah kafe.
“FA sudah kita tahan. Kasus ini berawal sepuluh bulan lalu saat tersangka membujuk kedua remaja itu untuk bekerja di Malaysia. Mereka dijanjikan akan bekerja sebagai pelayan di sebuah kafe,” kata Iptu Riski saat menggelar keterangan pers, Jumat (7/9/2018).
Kasus itu terungkap setelah keduanya melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolres Lhokseumawe.
Dia menjelaskan, kedua korban dijanjikan gaji Rp 600.000 hingga Rp 800.000 per bulan.
Bahkan, tersangka juga menyakinkan orangtua korban bahwa putri-putri mereka bisa memperbaiki kehidupan keluarga setiba di Malaysia.
“Tersangka juga yang membuat paspor kedua korban. Sumber uang untuk buat paspor ini pemilik kafe di Malaysia,” terangnya.
Tersangka lalu membawa kedua korban ke Batam, Kepualuan Riau.
Di pulau tersebut, tersangka menyerahkan keduanya pada seorang pria untuk diseberangkan ke Malaysia.
Sedangkan tersangka kembali ke Lhokseumawe.
“Setiba di Malaysia, korban ternyata dijadikan PSK. Korban berhasil kabur dan pulang ke Aceh lalu melapor ke polisi, dan tersangkanya sudah kita tangkap,” urai Riski.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dijanjikan Kerja Pelayan Kafe, 2 Remaja Aceh Dijadikan PSK di Malaysia"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/ilustrasi-psk_20180813_112101.jpg)