Waspada! Kegemukan Ternyata Picu Penyakit Arthrosis

Masalah menyangkut persendian dan tulang cukup sering dan familiar terjadi. Kondisi itu dsebabkan terjadinya

Editor: Evan Saputra
iStockphoto
Berat badan yang naik secara drastis menjadi pertanda suatu penyakit 

POSBELITUNG.CO - Masalah menyangkut persendian dan tulang cukup sering dan familiar terjadi. Kondisi itu dsebabkan terjadinya arthritis dan arthrosis.

dr Aden Mart Salmen Purba Sp.OT menjelaskan, masyarakat sering rancu mengartikan arthritis dengan arthrosis.

Arthrosis merupakan sebagai kasus yang tidak ada inflamasinya sama sekali.

Kondisi terjadi karena kerusakan tulang rawan di sendi atau disebut cartilages. Sementara arthritis merupakan infeksi dan inflamasi yang terjadi pada sendi.

Pencetusnya bisa karena penyakit TBC, infeksi lain, maupun patah tulang terbuka.

"Arthrosis ini paling sering terjadi karena bertambahnya usia. Semua akan mengalaminya".

"Namun perawatan sendi bisa memperlambat terjadinya arthrosis," terang dokter yang praktek di Rumah Sakit Graha Husada Bandar Lampung ini.

Arthrosis imbuh dr Aden biasanya mulai menyerang pada usia di atas 45 tahun. Lebih cepat terjadi pada wanita daripada laki-laki.

"Faktor pemicu percepatan arthrosis adalah kegemukan. Itu kenapa kebanyakan wanita lebih cepat mengalami arthrosis karena overweight," jelasnya.

Proses terjadinya arthrosis jelang usia 45 tahun dimulai dari kerusakan selaput tulang rawan atau cartilages.

"Cartilages rusak, lama-lama erosi seperti kekurangan air kemudian rusak," kata Aden.

Kondisi ini membuat celah antar sendi semakin merapat dan bisa terjadi pertumbuhan tulang baru atau biasa disebut ostiofit.

Gejala pertama orang terkena arthosis adalah kaku, nyeri digerakkan pada sendi.

"Ini yang saya tekankan kepada pasien bahwa semua alat sendi harus digerakkan".

"Karena kebanyakan orang setelah merasakan nyeri pada bagian sendinya justru malas bergerak. Efeknya membuat pergerakan sendi semakin kaku," bebernya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved