Memoar Pertemuan dan Nasihat Terakhir Sobron dengan DN Aidit Sebelum Kejadian G30S

Malam itu Sobron Aidit mengaku tidak bisa tidur. Ia masih gelisah menunggu abangnya, DN Aidit, memanggilnya.

Tayang:
Tribunnews.com
DN Aidit ketika bertemu dengan Mao Zedong. 

Seketika itu Sobron juga sadar, semua kata-kata Aidit adalah pesan politik—alih-alih pesan seorang kakak kepada adiknya.

Tak lupa, Aidit juga mengajaknya makan malam. Tentu saja Sobron sangat gembira karena masih punya kesempatan bertemu dengan saudara kesayangannya itu.

Yang tidak disadari Sobron adalah bahwa pertemuan Agustus 1965 itu nantinya akan menjadi pertemua terakhirnya dengan Aidit.

Setelah itu, Aidit raib entah ke mana, bahkan sampai sekarang tak seorang pun tahu di mana ia dikuburkan.

“Sungguh menyedihkan dan sungguh tragis,” tulis Sobron.

Sumber: Intisari
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved