Breaking News:

Gatot Nurmantyo Sindir KSAD dan Panglima TNI Soal Nobar Film G 30 September

Gatot menuliskan seandainya Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) tidak berani mengeluarkan perintah

Editor: Edy Yusmanto
KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES
Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo saat berkunjung ke kantor Redaksi Kompas.com, Menara Kompas, Jakarta, Senin (23/4/2018). 

POSBELITUNG.CO - Gerakan 30 September menjadi menjadi momen bersejarah dan tak bisa dilupakan masyarakat.

Hal ini juga tak luput dari perhatian Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo.

//

Dia menuliskan catatan mengenai pemutaran film Gerakan 30 September tersebut.

Hal ini diungkapkan Gatot Nurmantyo melalui Twitter miliknya, @Nurmantyo_Gatot, Kamis (20/9/2018).

//

Gatot menuliskan seandainya Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) tidak berani mengeluarkan perintah kepada prajuritnya untuk menonton film gerakan 30 September, maka KSAD seharusnya melepas pangkatnya.

Meski demikian, Gatot yakin jika KSAD dan Panglima TNI bukanlah orang yang penakut.

Gatot pun  menantikan perintah dari KSAD untuk menonton film tersebut bagi prajuritnya.

 

 

Gatot Nurmantyo
Gatot Nurmantyo ()

"Kalau KSAD tdk berani memerintahkan nonton bareng film G-30S/PKI, bgaimana mau mimpin prajurit pemberani & jagoan2 spt Kostrad, Kopassus, & semua prajurit TNI AD. Kok KSAD-nya penakut... ya sudah pantas lepas pangkat.

Ingat! Tdk ada hukuman mati utk perintah nonton bareng.

Paling copot jabatan, bukan copot nyawa. Kalau takut, pulang kampung saja.

Krn kasian nanti prajuritnya nanti disamakan dgn pemimpinnya penakut. Kan bisa menjatuhkan harga diri prajurit TNI AD yg terkenal di dunia pemberani plus super nekat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved