Capaian Program Measles Rubella (MR) Beltim Tertinggi se-Babel

Cakupan Capaian Program Measles Rubella (MR) di kabupaten Belitung Timur (Beltim) terus meningkat dengan adanya sosialisasi

ist
Seorang siswa SMP Negeri 5 Manggar sedang diimunisasi MR oleh petugas kesehatan di sekolahnya. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Cakupan Capaian Program Measles Rubella (MR) di kabupaten Belitung Timur (Beltim) terus meningkat dengan adanya sosialisasi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Beltim.

Pada 20/9/2018  persentase menunjukkan sebanyak 67,51 persen, usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun yang sudah divaksin MR. hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Beltim Yulhaidir kepada posbelitung, (21/9/2018) lalu.

Program imunisasi MR di Beltim  sudah dilakukan Dinkes Beltim sejak (1/7) lalu sampai dengan (31/9) akan datang. Tujuan imunisasi MR ini, guna meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit campak dan rubella, secara cepat serta memutuskan transmisi virus campak dan rubella.

"Sampai dengan (20/9/2018) cakupan Imunisasi MR di Beltim tinggi  dibanding Kabupaten lainnya Se-Bangka Belitung," ujar Yulhaidir.

Yulhaidir menjelaskan Karena batasan program MR terakhir pada (31/9/2018), Dinkes akan melakukan percepatan, dengan memanfaatkan sosialisasi ke lapangan dan melakukan screening cepat untuk tindakan. 

"Mudah-mudahan disisa waktu ini bisa cakupan di Kabupaten bisa mencapai 80 persen," harapnya.

Ia menyampaikan Dinkes akan lebih memfokuskan di kecamatan Manggar dan Gantung disisa waktu terakhir, karena kedua kecamatan tersebut cakupannya lebih besar dari kecamatan lainnya, sehingga akan lebih ekstra dalam pelaksanaannya.

Yuspian juga mengatakan selama pelaksanaan kendala di lapangan yakni sosialisasi ulang, pihaknya juga mengumpulkan komite-komite mewakili dari sekolah, guru dan MUI kaitan dengan fatwa kaitan dengan kendala lainnya.

"Satu contoh di kecamatan renggiang sebelum sosialisasi semuanya menolak, setelah sosialisasi pembinaan dari MUI, termasuk  Camat dan kades juga mediasi, hampir semua mau," ujar Yuspian.

"Yang kita harapkan  adalah niat positif sekarang secara aturan jelas boleh, namun kewajiban kami imunisasi ini wajib, yang harus kami lakukan untuk pengendalian rubella di Beltim," katanya.

Sampai hari ini menurutnya belum ada  kendala yang berarti.

"Artinya kami takut kecolongan ketika anak yang akan disuntik dalam kondisi tidak sehat. Namun sampai dengan anak yang sudah disuntik drop pingsan Alhamdulillah tidak ada," ujarnya.

Berikut cakupan capaian imunisasi MR per (20/9/2018 ) di 7 puskemas kecamatan yang ada di Beltim, Simpang Rengiang  93,13 persen, Dendang 84,7 persen, Damar 88,87persen, Kelapa Kampit 67,8 persen, Simpang Pesak 62,17 persen, Manggar 61,4 persen, dan Gantung 55,9 persen. 

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved