Ini Tips Bertani Organik, Sawi-Bayam Jadi Kombinasi yang Menguntungkan

Jika Anda perhatikan, sayuran organik di pasar swalayan dihargai lebih ketimbang sayuran tak berlabel organik. Hal ini masuk akal

Editor: Evan Saputra
www.ummi-online.com
Ilustrasi bayam 

POSBELITUNG.CO - Jika Anda perhatikan, sayuran organik di pasar swalayan dihargai lebih ketimbang sayuran tak berlabel organik. Hal ini masuk akal karena hanya sedikit petani yang menanam sayuran organik.

Selain rumit, risiko serangan hama menjadi alasan mengapa tidak banyak petani terjun ke pertanian organik.

Padahal, membuat pertanian organik tidaklah sesulit yang kita bayangkan. Apalagi yang hobi  berkebun. Saat ini beberapa pestisida organik sudah banyak beredar di pasaran.

Pestisida ini terbuat dari bahan-bahan yang ramah lingkungan, seperti tanaman mimba. Jika di sekitar Anda belum ada, jangan putus asa.

Kita bisa memanfaatkan bahan-bahan yang sudah ada, seperti air tembakau untuk menolak beberapa kutu atau bawang putih untuk menolak beberapa hama.

Cara mudah lainnya adalah dengan mengkombinasikan beberapa tanaman dalam satu lahan. Pengkombinasian ini sebagian besar diperoleh dari pengalaman para petani.

Salah satu yang sederhana adalah mengkombinasikan antara bayam dan sawi. Ketika sedang mempersiapkan bedeng untuk tanaman sawi, tanpa sengaja benih bayam jatuh.

Ketika sawi tumbuh, ada beberapa bayam yang juga tumbuh. Ternyata, sawi yang berada di dekat bayam keadaannya lebih bagus dibandingkan dengan sawi yang jauh dari bayam.

Saya lalu mencoba menanam dua atau tiga bedengan sawi yang diselingi satu bedengan bayam, ternyata keadaan sawinya bagus-bagus.

Tidak terserang hama dan ulat, sedangkan bayamnya rusak berat karena diserang ulat dan hama lainnya.

Jadi, bayam bisa digunakan sebagai tanaman penjebak sehingga sawi bisa tumbuh dengan baik.

Dari hal di atas, kita dapat mencoba mengkombinasikan satu tanaman dengan tanaman lain dalam penanamannya untuk mengurangi pengaruh hama.

Masih banyak kombinasi tanaman yang menguntungkan satu dengan yang lain. Tinggal kita mencarinya yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan cara yang sederhana ini maka kita turut serta menjaga lingkungan. (Luth – Intisari September 2000)

Sumber: Intisari
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved