Fahri Hamzah Sebut Kebohongan Kini Menjadi Sebuah Wabah
Dan apabila dusta telah menjadi wabah turun ke bawah menjadi aliran yang memiliki massa dan pengikut. Itukah awal bencana? Sebab ...
POSBELITUNG.CO -- Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah membahas mengenai kebohongan yang sudah menjadi wabah.
Hal tersebut disampaikan di akun Instagram-nya, @fahrihamzah, pada Senin (12/10/2018).
Ia mengatakan kebohongan disampaikan oleh orang berkuasa dan banyak dipercayai.
Selain itu, ia mengatakan cerita bohong dapat memuluskan karir dan jabatan pendusta.
Kemudian Fahri Hamzah mengatakan kebohongan kini menjadi sebuah wabah.
Baca: Tak Hanya Datangi Rumah Suzanna, Luna Maya Ternyata ke Tempat Semedinya, Begini Potretnya
Baca: Ini Potret Aksi Winny Putri Lubis Saat Falling Stars Challange Terlentang di Atas Uang Ratusan Juta
Oleh karena itu, Fahri Hamzah mengimbau semua orang berkata jujur dan tidak takut dipidana karena kejujuran.
"SAAT DUSTA TELAH JADI WABAH
Dusta yang disampaikan orang besar dan orang berkuasa melalui jalur resmi dapat menjadi kebenaran yang diterima dan dipercaya selama kekuasaan itu ada. Cerita bohong itu bahkan dapat memuluskan karir dan jabatan pendusta.
Kita membuka ruang publik bagi semua orang dan bagi kebebasan agar kekuasaan tidak mendominasi kebenaran yang mungkin berasal dari dusta. Kita harus lawan rasa takut dalam rangka untuk mewarisi suatu perasaan merdeka bahwa dusta yang datang dari siapapun adalah dusta dan salah.
Saya hanya mencemaskan satu hal, bahwa kita semakin permisif dengan dusta penguasa. Dan perkakas kekuasaan terus menjaga kebohongan tidak saja dengan dusta lanjutan tetapi bahkan dengan tuduhan balik kepada yang ingin berkata benar melalui proses pidana.
Tapi, ada yang lebih mengerikan apabila para pemimpin kita mulai gandrung dengan dusta karena dilihat dusta tak memberikan dampak negatif apapun. Bahkan dusta mulai dianggap jalan sah menuju kekuasaan dan bertahan di atas tahta. Semakin kuatlah jalan dusta.
Baca: Konsumsi Ikan Termahal di Dunia, Wanita Asal Tuban Ini Tewas, Keracunan Ini Jadi Penyebabnya
Baca: Prabowo-Sandi Minim Dukungan Pengusaha & Kepala Daerah, Timses Jokowi-Maruf Malah Sebut Begini
Dan apabila dusta telah menjadi wabah turun ke bawah menjadi aliran yang memiliki massa dan pengikut. Itukah awal bencana? Sebab bukankah dusta itu salah satu ciri orang munafik? Lalu apabila ia mewabah tidakkah itu sebab turunnya bencana?
Itu pertanyaan private saya. Tidak ilmiah dan tidak bisa menjadi keyakinan orang lain tapi dalam agama, dusta kolektif dapat menjadi sebab turunnya bencana. Saya hanya meyakini sebagai bagian dari ketidaksanggupan saya memikirkannya secara rasional.
Saya bisa menjelaskan dampak kebohongan pejabat kepada kerusakan negara. Itulah sebabnya lahir delik “kebohongan publik” dalam hukum dan etika. Tetapi, akibat dusta bagi alam dan bencana saya hanya mengimani apa kata agama. Mungkin itu private tetapi saya tidak sendiri.
Maka, teruslah berkata benar. Jangan takut pidana. Hukum yang sanggup memidanakan perkataan benar adalah hukum jahiliah. Kita harus lawan. Sementara itu, jangan ikut-ikutan dusta meskipun itu dilakukan pemimpin karena itulah sebab kerusakan tidak meluas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/fahri-hamzah_20170323_111816.jpg)