Breaking News:

Kontroversi Misteri Putusnya Telinga Van Gogh yang Dibawa Mati saat Sang Maestro Bunuh Diri

Putusnya Telinga Van Gogh yang Misterinya Dibawa Mati saat Sang Maestro Bunuh Diri

Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
The Vintage News
Self-portrait with Bandaged Ear, 1889, Courtauld Institute of Art, London. 

Tidak sepenuhnya diketahui mengapa Gauguin memiliki pedang atau merasa perlu untuk menggunakannya, tetapi diyakini secara luas bahwa itu adalah peralatan anggarnya karena Gauguin adalah pemain anggar yang penuh semangat.

Baca: Perusahaan di Tiongkok ini Berikan Denda Karyawannya yang Tidak Mencapai 180 Ribu Langkah Per Bulan

Baca: Kisah Anggota Kopassus di Papua, Baru Mendarat Sudah Diacungi Panah & Tombak oleh Suku Pedalaman

Meskipun tidak ada bukti kuat tentang hal ini, banyak sejarawan menunjuk pada surat dan gambar Van Gogh sebagai bukti.

Dalam salah satu suratnya yang banyak kepada kakaknya Theo, Van Gogh menulis tentang bagaimana Gauguin kehilangan pedang anggar dan sarung tangannya saat di rumah.

Ada juga sketsa telinga buatan Van Gogh dengan tulisan "ictus" di bagian bawah yang merupakan istilah Latin untuk "memukul."

Namun, teori baru ini bukannya tanpa protes, justru banyak sejarawan seni lainnya yang tak menyetujui pernyataan tersebut kaena tidak ada bukti konkret yang dtemukan.

Sementara mereka mengatakan itu mungkin terjadi, kebenarannya mungkin tidak akan pernah benar-benar diketahui.

Kesunyian Van Gogh tentang masalahnya itu munkin disebabkan oleh "perjanjian diam" yang dibuatnya dengan Gauguin.

Baca: 3 Tempat Keren di Amerika ini Siap Menjamin Tunjangan Gratis Seumur Hidup, Minat Melancong ke Sana?

Baca: Zodiak Hari Ini, Kamis 6 Desember: Taurus Perhatikan Kesehatan, Leo Gak Usah Pamer, Pisces Untung

Dalam kata-kata terakhirnya kepada Gauguin, Vincent berkata, "Kamu diam saja. Saya juga akan diam."

Banyak yang percaya itu adalah cara Van Gogh untuk mencoba menyelamatkan persahabatannya dengan Gauguin dan mencegah salah satu dari teman-temannya untuk dikirim ke penjara karena perbuatan menghebohkan ini.

Ketika Gauguin meninggalkan Van Gogh untuk mengejar petualangan lainnya, Van Gogh jatuh ke dalam depresi yang lebih dalam.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved