Keluarga Mak Yop Bantah Adanya Pengeroyokan Terhadap Welly dan Oktaviani
Kasus dugaan pengeroyokan yang dilakukan kepada pasangan suami istri, Welly Fernandus dan Oktaviani, dibantah oleh pihak keluarga Mak Yop
POSBELITUNG.CO - Kasus dugaan pengeroyokan yang dilakukan kepada pasangan suami istri, Welly Fernandus dan Oktaviani, dibantah oleh pihak keluarga Mak Yop. Yanto, suami Mak Yop membantah adanya dugaan pengeroyokan yang dilakukan sejumlah anggota keluarganya terhadap Welly, pada Sabtu (15/12/2018) malam lalu.
Baca: Welly dan Istri Dikeroyok saat Bahas Hak Asuh anak
Menurut pengakuan Yanto, pada saat kejadian, terjadi cekcok mulut antara pihak keluarganya dengan Welly dan istrinya, terkait masalah hak asuh anak. Pada saat itu pun, kedua belah pihak saling adu mulut, hingga berujung ribut, sehingga salah seorang anggota keluarga Mak Yop inisial DI secara spontan menjambak rambut Oktaviani.
"Tidak ada pengeroyokan. DI itu hanya spontan menjambak Oktaviani ini, karena pada saat cekcok mulut, kami mencoba menyuruh mereka (welly dan istrinya) pulang saja. Tapi melihat Mak Yop ini cekcok mulut, DI turun dan menjambak, tapi tidak melakukan pengeroyokan. Hanya refleks liat Mak Yop ini cekcok tadi." kata Yanto ditemui di kediamannya, di Kelurahan Batin Tikal, Kecamatan Tamansari, Pangkalpinang, Senin (17/12/2018).
"Keluarga kami satu lagi, AH (inisial--red), tidak ada kok mencekik Welly. Dia juga tangannya habis sakit, lemah, jadi tidak ada mencekik lehernya welly. Hanya pada saat cekcok, dia mengamankan welly, tangan dia itu hanya mengapit lehernya welly karena ada cekcok tadi." sambungnya.
Mengenai perseteruan ini, Yanto berharap kedua belah pihak dapat melakukan mediasi dan masalah diselesaikan secara kekeluargaan. Mengingat, kedua belah pihak masih memiliki ikatan kekeluargaan.
"Kami berharapnya masalah ini bisa selesai dengan baik-baik antara pihak welly dan kami. Kami tidak ingin memperkeruh masalah, lebih baik kita mediasi kan saja untuk masalahnya." harap Yanto.
Pada pemberitaan sebelumnya, Welly Fernandus melaporkan dugaan kasus pengeroyokan ke Polsek Tamansari dengan pihak yang dilaporkan yaitu, Ahmad, Dinda dan Mak Yop.
Akibatnya, Oktaviani mengalami memar pada kelopak mata bagian kanan dan kepala kirinya terdapat benjolan. Sedangkan Welly mengaku, kesakitan pada bagian lehernya.
Sementara Kapolsek Tamansari, AKP Junaidi, menyatakan pihaknya sudah menerima laporan kasus dugaan pengeroyokan. Bahkan kata Junaidi, tadi malam pihaknya telah membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap para korban dan sejumlah saksi.
"Iya. semalam kami sudah menerima laporannya dan tadi malam sudah di BAP baik saksi maupun pelapor," kata AKP Junaidi, Minggu (16/12/2018) kemarin. (Bangkapos/Ira Kurniati)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/kediaman-mak-yop-di-kelurahan-batin-tikal-kecamatan-tamansari.jpg)