Breaking News:

Lipsus Sinyal Ngadat Ancam UNBK

Telkomsel dan XL Tanggapi Keluhan Sekolah, Begini Penjelasannya

banyak faktor yang menyebabkan jaringan internet tidak sampai pada pelanggan.

KOMINFO.GO.ID
Ilustrasi tower provider atau base transceiver station (BTS). 

POSBELITUNG.CO - Corporate Communication Sumbagsel Telkomsel Gumilar Henda Nugraha Ali mengatakan, pihaknya sudah melakukan kunjungan ke base transceiver station (BTS) dan melihat sinyal yang dijangkau di SMP Negeri 2 Badau.

Ia mengatakan sinyal 4G sudah ada, tapi memang lemah karena jarak site memang cukup jauh. Sedangkan sinyal 3G sudah maksimal, berdasarkan tes yang dilakukan kecepatannya sampai 12 Mbps.

Menurutnya, banyak faktor yang menyebabkan jaringan internet tidak sampai pada pelanggan. Misalnya pada pengguna modem router, pengguna harus memastikan paket data yang digunakan cukup untuk berbagi ke beberapa komputer penerima. Jumlah penerima pun akan mempengaruhi kualitas jaringan yang diterima.

"Modem router kan bukan fix line jadi rentan terhadap gangguan dan berpengaruh juga dengan jumlah pengguna perangjat. Dua atau lima orang kan beda, jumlah kuotanya juga berbeda. Banyak hal yang harus diantisipasi terkait penggunaan Telkomsel untuk modem router ini," jelas Gumilar, Selasa (18/12/2018).

Selain itu jumlah pengguna jaringan juga akan memengaruhi. Jika pengguna naik maka kecepatan akses akan terbagi.

"Solusi untuk wilayah yang sinyalnya kurang kuat akan menjadi perhatian kami untuk memastikan kualitas sinyal di daerah tersebut akan mampu melayani secara maksimal saat ujian berlangsung. Upaya yang kami lakukan adalah meningkatkan kapasitas dan kualitas jaringan diwilayah tersebut," imbuhnya.

Sementara Area Sales Manager Belitung XL Axiata Dicky Valentino mengatakan kualitas sinyal dapat baik jika berada maksimal radius 1 kilometer dari BTS. Sehingga jarak sekolah ke BTS sangat berpengaruh pada kekuatan sinyal.

"Kalau SMP Negeri 2 Badau memang jarak ke BTS cukup jauh," ucapnya.

Di sisi jaringan, pihaknya memang terus mengupayakan bisa meng-cover Pulau Belitung secara menyeluruh. Akses internet 4G sudah dibangun mulai 2015 dengan kecepatan akses di atas 30 Mbps. Namun hal tersebut memang tergantung berbagai hal, satu di antaranya jumlah pengguna. (*)

Berita ini sudah tayang di Pos Belitung edisi cetak Kamis (20/12/2018).

Editor: Jaryanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved