Pihak RSCM Bereaksi Gara-gara Ucapan Prabowo Soal Selang Cuci Darah, Gerindra Luruskan Ini

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut RSCM memakai berkali-kali selang cuci darah untuk pasien cuci darah.

Tayang:
Editor: Alza
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto memberikan sambutan usai menyaksikan pengukuhan Relawan Gerakan Nasional Cinta Prabowo (GNCP) Kaltim di Balikpapan Sport and Convention Center (DOME), Minggu (25/11/2018). Prabowo Subianto beserta rombongan menyapa dan memberikan arahan kepada ribuan pendukungnya di Kaltim terkait Pilpres 2019. TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN 

Fungsi dialiser sebagai ginjal buatan untuk membersihkan darah dari toksin sisa metabolisme tubuh.

Dialiser pada proses hemodialisis memang dapat digunakan satu kali atau berulang kali pada pasien yang sama setelah dilakukan proses sterilisasi dan uji kelayanan.

Namun tidak demikian dengan RSCM untuk dialiser dan selang hemodialisis.

"RSCM menggunakan sekali pakai (single use) baik untuk selang hemodialisis maupun dialiser," tegas Lies.

Gerindra luruskan ucapan Prabowo

Tak hanya pihak RSCM, DPP Gerindra juga angkat suara dan mencoba meluruskan ucapan yang dimaksud Prabowo Subianto dalam pidatonya itu. 

Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade menangkap bisa jadi yang maksud Prabowo Subianto bukan selang tapi tabung cuci darah.

Andre Rosiade mengaku apa yang disampaikan Prabowo Subianto berdasar informasi dari orang lain.

"Beliau sampaikan kepada kita semua yang hadir tanggal 29 Desember di Hambalang. tapi saya sudah memahami maksud beliau itu bukan selang tapi tabung dialisis," ujar Andre di Kompas Petang, Rabu (2/12/2018).

Presenter Kompas Petang Riko Anggara lantas bertanya ada perbedaan mencolok tabung dialisis dan selang.

Andre Rosiade lalu menjawab, kemungkinan yang dimaksud Prabowo Subianto adalah tabung dialisis bukan selang.

"Saya ingin sampaikan orang cuci darah itu ada mesinnya, ada selangnya, ada tabung dialisisnya. Tabung dialisis ini semacam ginjal pengganti," terang Andre Rosoiade.

Berdasarkan informasi, kata Andre Rosiade, tabung dialisi sebagai pengganti ginjal harganya dimulai dari kisaran Rp 260 ribu.

Menurut analisisnya, bisa jadi tabung dialisis ini yang dipakai berkali-kali.

Bakal minta maaf

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved