Ular Sabak alias Sanca di Indonesia Ada 13 Macam, Yuk Kenali Ciri-ciri dan Keberadaannya

Seperti halnya hewan lain, piton yang hidup di Indonesia pun beragam. Ada yang hidup di air, pohon, maupun di bebatuan.

Ular Sabak alias Sanca di Indonesia Ada 13 Macam, Yuk Kenali Ciri-ciri dan Keberadaannya
Ist/dokumentasi Riko Pribadi
Petugas Damkar Kabupaten Belitung menangkap ular sabak berukuran besar, Minggu (23/12/2018). 

POSBELITUNG.CO - Ular Sanca batik, jenis piton yang pernah memangsa petani di Sulawesi, bukan satu-satunya piton di Indonesia.

Seperti halnya hewan lain, piton yang hidup di Indonesia pun beragam. Ada yang hidup di air, pohon, maupun di bebatuan.

Peneliti ular dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Amir Hamidy, menguraikan, setidaknya ada 13 jenis piton yang hidup di Indonesia.

Apa saja dan bagaimana ciri-cirinya? Berikut uraian singkat berdasarkan data yang dihimpun Kompas.com dari Reptile Database dan International Union for Conservation of Nature (IUCN).

1. Sanca Batik (Python reticulatus) 

Sanca Batik (Phyton reticulatus). (Reptarium)
Sanca Batik (Phyton reticulatus). (Reptarium)

Punya pola warna menyerupai batik. Penyebarannya di seluruh Asia Tenggara. Di Indonesia, bisa dijumpai dari Sumatera hingga Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Maluku. Jenis ini terdaftar sebagai reptil terpanjang di dunia. Panjangnya bisa mencapai 8 meter. 

2. Sanca Bodo atau Python Burma (Python bivittatus) 

Sanca Bodo (Python bivittatus). (Wikipedia)
Sanca Bodo (Python bivittatus). (Wikipedia)

Piton ini merupakan jenis yang paling fenomenal. Tersebar di Sumatera, Jawa, hingga Bali, piton ini makin sulit ditemui di hutan yang jadi habitat aslinya tetapi justru jadi spesies invasif di Amerika Serikat. Jenis piton ini banyak diperdagangkan sehingga statusnya menurut IUCN pun "Rentan". 

3. Sanca Darah (Python brongersmai)

Sanca darah (Python brongersmai. (www.ultimateexotics.co.za )
Sanca darah (Python brongersmai. (www.ultimateexotics.co.za )

Jenis piton ini ditemukan di Sumatera. Tubuhnya pendek, maksimal 3 meter, dam cenderung gemuk. Ciri utamanya adalah warna tubuh yang kemerahan, menyerupai darah. Ular ini juga kerap disebut sebagai ular sawah darah atau ular tepek.

Halaman
123
Editor: tidakada024
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved