Cap Go Meh Sebentar Lagi, Ini Fakta-fakta Menariknya hingga Ritual Berbau Mistis

Cap Go Meh, Ada Cerita Soal Gadis Wajib Lempar Jeruk ke Laut hingga Ritual Berbau Mistis

Cap Go Meh Sebentar Lagi, Ini Fakta-fakta Menariknya hingga Ritual Berbau Mistis
www.tionghoa.info
Nampak salah satu ritual Thang Sin atau sebutan lokalnya “ence pia” di daerah Manado 

Ini berarti, masa perayaan Tahun Baru Imlek berlangsung selama lima belas hari.

Perayaan ini dirayakan dengan jamuan besar dan berbagai kegiatan. Di Taiwan ia dirayakan sebagai Festival Lampion.

Di Asia Tenggara ia dikenal sebagai hari Valentine Tionghoa, masa ketika wanita-wanita yang belum menikah berkumpul bersama dan melemparkan jeruk ke dalam laut - suatu adat yang berasal dari Penang, Malaysia.

2. 15 Hari atau Malam Setelah Imlek

Bangkapos.com melansir www.tionghoa.info menyebutkan Cap Go Meh melambangkan hari kelima belas bulan pertama Imlek dan merupakan hari terakhir dari rangkaian masa perayaan Imlek bagi komunitas migran Tionghoa yang tinggal di luar China.

Istilah Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkian yang bila diartikan secara harafiah bermakna “15 hari atau malam setelah Imlek”.

Bila dipenggal per kata, ‘Cap’ mempunyai arti sepuluh, ‘Go’ adalah lima, dan ‘Meh’ berarti malam. 

Perayaan Cap Go Meh atau Perayaan Lampion ini tidak hanya dirayakan di Indonesia saja. Beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura juga ikut merayakan hari raya ini.

3. Penghormatan Kepada Dewa Thai Y

Di negara Tiongkok, festival Cap Go Meh dikenal dengan nama Festival Yuanxiao (元宵节; Yuánxiāo jié) atau Festival Shangyuan. 

Halaman
1234
Penulis: Edy Yusmanto (Ero)
Editor: edy yusmanto
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved