Ibu Hamil Tak Bisa Sembarangan Mandi Air Hangat, Bisa Berakibat ini Bagi Janin

Apakah Anda membutuhkan mandi air hangat? Jangan jadikan mandi air hangat sebagai kebiasaan. Manfaat dari mandi air hangat adalah untuk melerai otot

Tayang:
iStockphoto
Fakta Baru Terungkap! Mandi Satu Kali Sehari Ternyata Baik untuk Kesehatan 

POSBELITUNG.CO - Apakah Anda membutuhkan mandi air hangat?

Jangan jadikan mandi air hangat sebagai kebiasaan. Manfaat dari mandi air hangat adalah untuk melerai otot-otot yang tegang dan memberikan ketenangan pada pikiran Anda.

Jadi, jika Anda tidak terlalu lelah dan letih, lebih baik mandi dengan air dingin saja.

Atur temperatur air

Ketika mandi dengan air hangat, hindari temperatur air yang terlalu panas. Sebab, air panas bisa meninggalkan ruam pada kulit, rasa gatal, dan kulit pun menjadi kering.

Selain itu, air yang terlalu hangat mendekati panas bisa mengurangi kelembaban kulit.

Jangan berlama-lama mandi dengan air hangat

Kurangilah waktu terlalu lama membersihkan diri menggunakan air hangat. Sebab, kontak air hangat pada kulit yang terlalu lama akan membuat kondisi kulit memburuk.

Kulit kering, kulit menjadi sensitif, dan mudah luka, merupakan dampak negatif dari mandi air hangat terlalu lama.

Hindari sabun dengan permukaan kasar

Jenis sabun dengan permukaan kasar yang bermanfaat untuk mengangkat permukaan kulit mati dari tubuh Anda, sebaiknya jangan Anda gunakan ketika sedang mandi air hangat.

Sebaliknya, pilih sabun dengan kandungan formula yang lebih ringan dan lembut, atau sabun yang paling direkomendasikan adalah sabun dengan tingkat kelembaban tinggi.

Sementara itu dibandingkan mandi biasa atau di bawah pancuran air hangat, ternyata berendam dalam air hangat dan relaksasi di ruang sauna diklaim lebih berbahaya.

Sebab, bak air dan sauna memiliki temperatur panas yang menyengat dan konstan, yang dapat mengurangi cairan tubuh dan tekanan darah pada ibu hamil.

Anda pun jadi mudah pingsan dan sakit kepala, yang dapat mengganggu aliran darah pada janin.

Sumber: Idea
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved