Cheng Beng Bukan Sekadar Sembahyang Kubur, Ternyata Ini Sejarahnya

Cheng Beng Bukan Sekadar Sembahyang Kubur, Ternyata Sejarahnya memiliki arti yang lebih tinggi

Penulis: Teddy Malaka CC | Editor: Teddy Malaka
Bangka Pos/deddy marjaya
Warga keturunan Tionghoa berkumpul melakukan ritual sembahyang kubur atau cheng beng di Pekuburan Kemujan Sungailait Kabupaten Bangka Kamis (5/4/2018). 

POSBELITUNG.CO  -- Akhir pekan ini, warga Tionghoa akan memperingati Cheng Beng. Seperti apa sejarah dan arti dari peringatan itu sendiri.

Ceng Beng atau Cheng Beng (Bahasa Hokkian) juga mempunya arti lain di Negeri Tiongkok.

Ceng Beng juga disebut sebagai Festival Qingming.

Menerjemahkan artikel china.org.cn, Festival Qingming (Kecerahan Murni) adalah salah satu dari 24 titik pembagian musiman di Tiongkok, jatuh pada 4-6 April setiap tahun.

Sementara itu melansir Wikipedia, Festival Qingming (hanzi tradisional: 清明節; sederhana: 清明节; pinyin: qīng míng jié) atau  Cheng Beng (bahasa Hokkian) adalah ritual tahunan etnis Tionghoa untuk bersembahyang dan ziarah kubur sesuai dengan ajaran Khong Hu Cu.

Festival tradisional Tiongkok dilaksanakan pada hari ke-104 setelah titik balik Matahari di musim dingin (atau hari ke-15 pada hari persamaan panjang siang dan malam di musim semi), pada umumnya dirayakan pada tanggal 5 April atau 4 April pada tahun kabisat.

Secara astronomi, dalam terminologi matahari, Festival Qīngmíng dilaksanakan pada hari pertama dari 5 terminologi Matahari, yang juga dinamai Qīngmíng.

Nama yang menandakan waktu untuk orang pergi keluar dan menikmati hijaunya musim semi (Tàqīng 踏青, "menginjak tumbuhan hijau"), dan juga ditujukan kepada orang-orang untuk berziarah kubur.

Hari Festival ini dijadikan hari libur umum di Tiongkok, begitu juga di Hong Kong, Macau dan Taiwan.

Di Korea, Qīngmíng dikenal dengan sebutan Hansik.

Menurut artikel china.org.cn, setelah festival, suhu akan naik dan curah hujan meningkat. Ini adalah waktu yang tepat untuk membajak dan menabur musim semi.

Tapi Festival Qingming atau Ceng Beng/ Cheng Beng bukan hanya titik musiman untuk memandu pekerjaan pertanian, itu lebih merupakan festival peringatan.

Festival Qingming atau Ceng Beng/ Cheng Beng menyaksikan kombinasi kesedihan dan kebahagiaan.

Ini adalah hari pengorbanan yang paling penting.

Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved