Menakjubkan Pria Ini Temukan Produk Kantong Plastik yang Bisa Larut dalam Air

Masalah polusi sampah plastik memang menjadi fenomena yang tengah diperhatikan beberapa tahun terakhir.

Tayang:
Editor: Zulkodri
Aryfahmed/iStockphoto
Plastik mencemari laut. 

Menakjubkan Pria Ini Temukan Produk Kantong Plastik yang Bisa Larut dalam Air

POSBELITUNG.CO - Masalah polusi sampah plastik memang menjadi fenomena yang tengah diperhatikan beberapa tahun terakhir.

Jutaan ton plastik diproduksi di seluruh dunia setiap tahunnya dan setengahnya adalah barang sekali pakai yang hanya digunakan sekali.

Walaupun hanya sekali dipakai tetapi sampah plastiknya bisa tidak terurai dalam ratusan tahun.

Nah ada seorang insinyur kimia bernama Sharon Barak yang menemukan cara untuk mengurangi durasi terurainya sampah plastik menjadi hitungan menit, lo.

Yuk, cari tahu apa temuan Kak Sharon!

Kak Sharon Barak keluar dari perusahaan plastik tempat dia dulu bekerja dengan tujuan membantu dunia memerangi polusi sampah plastik.

Kita semua pasti pernah atau bahkan masih menggunakan barang-barang plastik dalam kehidupan sehari-hari kita dan rasanya mustahil untuk membayangkan hidup tanpa plastik.

Namun, banyak plastik yang tidak ramah lingkungan dan ketika dibuang, plastik itu dapat bertahan selama beberapa dekade dan bahkan berabad-abad.

Hal ini menjadikan sampah plastik mengancam keberlangsungan hidup hewan dan manusia.

Menurut para ahli, waktu rata-rata untuk sampah plastik terurai bisa mencapai ratusan tahun tergantung jenis sampah plastiknya.

Karena itulah, Kak Sharon menetapkan tujuan untuk membuat produk yang akan terasa, terlihat, dan berfungsi seperti plastik, tapi bisa larut dalam air tanpa membahayakan alam pada saat bersamaan.

Dan Kak Sharon berhasil melakukannya!

Kak Sharon dan timnya menghabiskan banyak waktu untuk mencampur banyak komponen yang berbeda, sampai mereka akhirnya menemukan formula yang tepat.

Plastik "palsu" yang diciptakan Kak Sharon terdiri dari 100 persen bahan ramah lingkungan yang mudah larut dalam air dan menjadi bagian dari alam.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved