Kebiasaan Bawa Ponsel Saat Tidur Bisa Menyebabkan 3 Risiko Kesehatan

Tapi, apakah kita sadar bahwa kebiasaan tersebut bisa mengganggu tidur kita, dan mengganggu kesehatan otak?

Editor: Novita
Shutterstock
Ilustrasi ponsel di tempat tidur 

POSBELITUNG.CO - Banyak di antara kita yang meletakkan ponsel di samping badan ketika tidur, bak anjing penjaga. Jadi, ketika ada notifikasi masuk, kita bisa langsung mengangkat telepon dan menjawab pesan ataupun email yang masuk.

Tapi, apakah kita sadar bahwa kebiasaan tersebut bisa mengganggu tidur kita, dan mengganggu kesehatan otak?

Spesialis gangguan tidur, Harneet Walia, menjelaskan sejumlah risiko kesehatan yang didapatkan jika membawa ponsel ke tempat tidur.

1. Pikiran akan terus memikirkan ponsel

Ponsel didesain untuk membuat kita lebih produktif dan memudahkan hidup kita. Ponsel dibuat untuk menghibur dan memberikan kita informasi.

Tapi, kita tidak membutuhkan itu ketika tidur. Apalagi kita sudah seharian penuh berpikir.

"Terus-menerus mengecek ponsel akan menstimulasi otak sehingga kita terus aktif dan terjaga," kata Walia.

Sekalipun yang kita lakukan hanya mengecek ponsel sejenak, otak kita akan tetap terlibat. Hal yang membuat kebiasaan ini semakin buruk adalah perasaan harus online dan terkoneksi dengan internet terus-menerus.

Menurut Walia, era ponsel memaksa kita untuk terus online, bahkan ketika tidur. Sebab, ada kecenderungan orang-orang langsung mengangkat telepon, merespons segera, atau mengunggah sesuatu dengan segera.

Hal itu membuat kita tetap aktif, bahkan ketika kita hanya bangun sejenak untuk mengecek email atau pesan masuk.

Tidur akan menjadi hal yang menyenangkan dan menenangkan. Penggunaan ponsel yang terlalu berdekatan dengan waktu tidur bisa berdampak buruk pada perasaan tersebut.

2. Sinar biru layar ponsel menurunkan level melatonin

Sinar biru yang dipancarkan dari layar ponsel kita tidak hanya buruk untuk pengelihatan, tapi juga untuk otak.

Walia menyebutkan, penelitian telah menemukan korelasi antara penurunan level melanin dan paparan sinar biru. Melatonin adalah hormon yang berfungsi untuk mengontrol siklus bangun dan tidur seseorang.  

Jadi, ketika tubuh kekurangan melatonin, kita akan lebih berisiko mengalami insomnia, kelelahan sepanjang hari, dan mudah terganggu. Sinar biru dari layar ponsel adalah warna buatan yang menirukan sinar matahari.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved